Contact Form

Name

Email *

Message *

Blog Archive

Popular Posts

Kunjungi Website Kami

Kategori

Total Pageviews

Dandim 0735/Surakarta Bersama Forkopimda Kota Surakarta Ikuti Pawai Pembangunan 2019

Post by On Monday, August 19, 2019


SOLO,Wartosolo.net  - Minggu (18-8-2019) Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali akhwan S.E bersama segenap Unsur Forkopimda Kota Surakarta mengikuti Pawai pembangunan Tahun 2019 dengan titik Start dari depan Stadion R. Maladi Sriwedari Jl. Bhayangkara Kel. Sriwedari Kec. Laweyan Kota Surakarta menuju ke Balaikota Surakarta Jl. Jenderal Sudirman No. 2 Kel. Kampung Baru Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta.
Pawai Pembangunan 2019 ini dalam rangka Peringatan HUT RI Ke 74 dengan tema "Kebhinekaan Dalam Kesatuan Untuk Membangun SDM Unggul Kota Surakarta Menuju Indonesia Maju" yang diselenggarakan oleh Pemkot Surakarta sebagai penanggungjawab kegiatan Hasta Gunawan (Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta) diikuti sekitar 2.500 orang.
Turut Hadir dalam acara tersebut FX. Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta), Dr. Acmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta), Drs. Teguh Prakoso (Pimpinan Sementara DPRD Kota Surakarta), Kolonel Inf Rafael Granada Baay (Danrem 074/Wrt), Kolonel Pnb Adrian P. Damanik, S.T. ( Danlanud Adi Soemarmo ), Kombes Pol Ribut Hari Wibowo S.I.K (Kapolresta Surakarta), Letkol Cpm  Gunawan Setiadi, S.H (Dandenpom IV/4 Ska), Letkol CTP Sarifudin (Dansatdikba Pusdiktop), Kompol Ahmad Setiadi SIK (Danyon Brimob Den C Pelopor Surakarta), Mayor Inf Yusa (Wadanyon 21 Grup 2 Kopassus),Rini Hartatie, SH., MH (Kepala Kejaksaan Kota Surakarta), dan juga Peserta Kirab Pawai Pembangunan Event tahun 2019.
Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pawai Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk konkrit, bentuk nyata bahwa masyarakat Kota Surakarta bersatu padu, bergotong-royong untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema "SDM Unggul Indonesia Maju" untuk mewujudkan masyarakat yang Waras, Wasis, Wareg, Mapan dan Papan.
Lebih lanjut Walikota menegaskan bahwa untuk membangun dan memajukan Kota Surakarta Tentunya tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota sendiri tapi semuanya masyarakat bergotong-royong untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan mempunyai ketahanan ekonomi serta masyarakat mempunyai daya saing papan/tempat tinggal yang layak untuk dihuni.
"Kami atas nama Panitia Pemerintah Kota Surakarta mengucapkan terima kasih kepada TNI Polri yang telah meluangkan waktunya untuk bisa dipergunakan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke 74 Republik Indonesia, tentunya ini bukan semata-mata dari Solo tapi ini sudah komitmen bersama bahwa TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat bersatu padu untuk menyukseskan pembangunan Kota Surakarta dan Indonesia pada umumnya." Pungkas Walikota.(Arda 72, Pendim 0735/Surakarta).

Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Post by On Monday, August 19, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  - Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 74 di Kabupaten Karanganyar ikut dimeriahkan dengan penampilan tarian dan menyanyikan lagu - lagu perjuangan, yang diperagakan atau dinyanyikan oleh ribuan pelajar dari SMP/SMA sederajat sekabupaten Karanganyar tersebut.

Tarian itu ditampilkan sebelum penurunan Bendera Merah Putih, Kepala OPD Kabupaten Karanganyar semua ikut menyanyi dan menari ditengah - tengah penari yang berada di alun - alun kabupaten Karanganyar.

Nyanyi dan tari - tarian  itu menjadi penutup rangkaian upacara untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar. Dimana semua Kepala OPD ikut turun ke lapangan dalam penurunan Bendera Sang Merah Putih tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Tes Urine Dadakan Pamen Jajaran Korem 074/Warastratama,  Prajurit Yang Terlibat Narkoba Bakal Dipecat

Post by On Monday, August 19, 2019


SOLO,Wartosolo.net  - Sebanyak 30 Pamen Korem 074/Warastratama dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro menjalani tes urine secara mendadak, usai melaksanakan upacara di Lapangan Makorem 074/Warastratama. Para Kasi Korem 074/Warastratama dan Kabalak Aju Kodam IV/Diponegoro pun tak luput dari pemeriksaan Urine ini.
Tes urine ini dilaksanakan oleh Staf Intel Korem 074/Warastratama yang dibantu Provost Korem 074/Warastratama dan bekerja sama dengan Denpom IV/4 Surakarta serta Denkesyah 04-04-04 Surakarta pada Senin (19/8/2019) pagi.
Pemeriksaan tes urine ini dipimpin oleh Kasi Intel Korem 074/Warastratama Letkol Inf Adiarso, A.Md.
Menurut Kasiintel, kegiatan tes urine ini dilakukan secara acak dan mendadak tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Kasi Intel Korem 074/Warastratama menegaskan bahwa Narkoba merupakan musuh bersama, TNI AD khususnya Korem 074/Warastratama juga dituntut untuk ikut serta dalam memerangi narkoba.
Tes urine dilingkungan Korem 074/Warastratama bukan kali pertama dilakukan, namun yang kesekian kalinya dilaksanakan dengan waktu yang tidak ditentukan.
“Kami sudah melaksanakan sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), dan sekarang melaksanakan pemeriksaan tes urine bagi Pamen Jajaran Korem 074/Warastratama” ujar Kasi Intel Korem 074/Warastratama.
Lebih lanjut disampaikan Letkol Inf Adiarso, A.Md, kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan.
Apabila ada yang diketahui terbukti menggunakan narkoba dari hasil tes urine ini akan segera diproses dan diberi sanksi yang berat. Karena tidak ada kata ampun bagi Prajurit maupun PNS yang menyalahgunakan narkoba.
Dari hasil pemeriksaan tes urine ini, sejumlah 30 orang Pamen Jajaran Korem 074/Warastratama tidak ditemukan adanya indikasi terhadap pemakaian Narkoba dan dinyatakan negatif semua. (Penrem074/Wrt)

Forkopimda Kabupaten Karanganyar Sambut HUT RI ke 74 Dengan Pengajian Tabligh Akbar

Post by On Monday, August 19, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Pengajian Tabligh Akbar Bersama Ustad Salim A. Filllah dengan Tema Babad Tanah Jawa. Pengajian tersebut dalam rangka memperingati HUT Ke 74 di Terminal Tawangmangu Karangnayar, Jumat 16/8/2019.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, karena esok hari akan memasuki hari Kemerdekaan HUT RI ke 74
dan semoga yang datang disini mendapatkan derajat Mutaqim dari Allah SWT. Sarana kebaikan dengan tujuan mencari ridho dari Allah SWT adalah dambaan bagi setiap umat manusia.

Kedaulatan agar terjaga dengan baik maka perlu petugas TNI, Polri dan tentunya dukungan dari seluruh masyarakat. Suka dan tidak suka Pancasila adalah dasar negara Indonesia, yangmana sebagai alat pemersatu bangsa dan azas beragama adalah Al qur'an.

Memperingati HUT RI diisi dengan tabligh akbar adalah suatu kegiatan yang luar biasa, apalagi sebagai panitianya adalah berbagai elemen agama di wilayah kecamatan Tawangmangu. Sehingga dapat menjadi percontohan di wilayah lainnya dan ini baru pertama kali diadakan di Kec. Tawangmangu bahkan di Kab. Karanganyar.

Orang Islam harus bersyukur dan diwajibkan berjuang dalam bertabiqul qoirot (mencari kebaikan) dan marilah syukuri negara Indonesia sudah merdeka, ini maka perlu diisi dengan penuh kebaikan. Kebaikan terus kita tingkatkan dan tradisikan untuk sedekah, senang membantu kepada sesama, jaga kedamaian. Karena hidup kita akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Semoga Kabupaten Karanganyar menjadi daerah yang Baidatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur dan dapat memelihara kedamaian selamanya serta dijauhkan dari persengketaan,"pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Renungan Suci Untuk Mengenang Akan Jasa-jasa Para Pahlawan

Post by On Monday, August 19, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  - Bertempat di TMP (Taman Makam Pahlawan) Dharma Tunggal Bhakti Kabupaten Karanganyar, Minggu dini hari (17/8/2019). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci sebagai penyelenggaranya Polres Karanganyar.

Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel kehormatan dan renungan suci adalah AKBP Catur Gatot Efendi, S.I.K, MH., sedangkan sebagai Komandan Upacara adalah Kapolsek Karanganyar AKP Ridwan SH.MH.

Hadir dalam acara tersebut adalah Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., Kepala Staf Kodim Mayor Inf Suwarko, Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., Wakil Bupati H. Rober Christanto, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar H. Sumanto, SH.

Apel kehormatan dan renungan suci ini untuk mengenang akan jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan Pahlawan dalam mengabdikan terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji: "Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebhaktian yang Pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga".

Kami berdo'a semoga arwah para Pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Anggota Koramil 01/Wonogiri Amankan Jalannya Carnaval

Post by On Monday, August 19, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - Ribuan warga menyemut di beberapa titik jalan jendral Sudirman, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (18/8).
Orang tua, muda hingga anak kecil tumpah ruah dan bersuka cita berkumpul menikmati sajian karnaval dari warga desa se-kecamatan Wonogiridalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga sore ini diikuti oleh ribuan peserta, mulai dari rombongan instansi, pelajar SD, SMP, dan SMA di wilayah Nguntoronadi. Mereka menampilkan berbagai macam kreasi kesenian dan budaya.
Setiap peserta karnaval diberikan waktu 2 menit untuk melakukan atraksi di depan panggung kehormatan yang telah disediakan oleh panitia sebelum memasuki finish.
Pihak TNI dalam hal ini Koramil 01/Wonogiri bersama Polri dan Linmas, mengamankan jalannya kegiatan yang melibatkan ribuan warga ini.
Di tempat acara, Serda Agus menjelaskan bahwa kegiatan yang melibatkan ribuan warga Wonogiri ini merupakan wujud nasionalisme warga menyambut kemerdekaan RI. Semua kegiatan ini dilakukan dari warga oleh warga dan untuk warga serta masyarakat umum yang datang berkunjung.
“Warga antusias menyambut kemerdekaan RI yang ke 74. Ini wujud nasionalisme warga dalam memeriahkan kemerdekaan Indonesia dengan mengingat jerih payahnya para pahlawan yang merebut kemerdekaan.” tutup Serda Agus. (Pendim 0728/Wng)

Dandim 0735/Surakarta Jadi Irup Pada Upacara Penurunan Bendera Dalam Rangka Peringatan HUT RI Ke-74

Post by On Saturday, August 17, 2019


SOLO,Wartosolo.net - Bertempat di Stadion R. Maladi Sriwedari Jl. Bhayangkara, Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta telah berlangsung Upacara Penurunan Bendera dalam rangka peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 pemerintah kota Surakarta, bertindak selaku Irup Letkol Inf Ali Akhwan, SE.(Komandan Kodim 0735/Ska), dan selaku Danup Kapten CBA Kurdi (Danramil 05 Pasarkliwon/Ska) yang di hadiri lk 2000 orang.

Turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut FX. Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta), Dr. Acmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta), Ir. Ahyani M.A (Sekretaris Daerah Kota Surakarta), Drs. Teguh Prakoso (Pimpinan Sementara DPRD Kota Surakarta), Abdul Ghofar Ismail, S.Si (Wakil Pimpinan Sementara DPRD Kota Surakarta), Krosbin Lumban Gaol, SH., MH. (Ketua Pengadilan Negeri Kota Surakarta), Kombes Pol Ribut Hari Wibowo S.I.K (Kapolresta Surakarta),Letkol Inf Ali Akhwan, SE (Dandim 0735/Ska), AKBP Andi Rifa'i (Waka Polresta Surakarta), Letkol CTP Sarifudin (Dansatdikba Pusdiktop),  Kompol Ahmad Setiadi SIK (Danyon Brimob Den C Pelopor Surakarta).

Sementara Susunan kegiatan Upacara tersebut meliputi Penghormatan pasukan kepada Inspektur Upacara, Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, Penurunan Bendera Merah Putih, Andhika Bhayangkari, Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, dan Penghormatan pasukan kepada Inspektur upacara.

Kesatuan-Kesatuan Upacara pada penurunan bendera tersebut adalah Korsik : Ajenrem 074/Warastratama Surakarta, Satgab I, terdiri 1 SST Denpom IV/4 Ska, 1 SST Grup 2 Kopasus, 1 SST Brigif 6 Kostrad, 1 SST Korem 074/Wrt, 1 SST Kodim 0735/Ska, 1 SST Lanud Adi Soemarmo, 1 SST Depohar 50,1 SST Brimob Den C Pelopor, 1 SST Polresta Surakarta.

Untuk Satuan Gabungan (Satgab II), terdiri dari 1 SST Dishub Kota Surakarta, 1 SST Damkar Kota Surakarta, 1 SST Satpol PP Kota Surakarta, Gabungan KORPRI Kota Surakarta, 1 SST Linmas Kota Surakarta, 1 SST FKPPI Kota Surakarta, 1 SST Pemuda Pancasila Kota Surakarta, 1 SST Satgas PDI P Surakarta, 1 SST Satgas Partai Golkar Surakarta.

Dan untuk Satgab III, meliputi 1 SST Satgas MTA, 1 SST Satgas LDII, 1 SST Satgas RAPI, 1 SST Satgas SENKOM, 1 SST KOKAM Surakarta, 1 SST Menwa Jagal Abilawa UNS, 1 SST Purna Bhakti PPI, dan 1 SST PMS.

(Arda 72,Pendim 0735/Surakarta)

Forkopimda Kota Surakarta Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi

Post by On Saturday, August 17, 2019


SOLO,Wartosolo.net -  Bertempat di Stadion R. Maladi Sriwedari Jl. Bhayangkara, Kel. Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta telah berlangsung Upacara Pengibaran Bendera Detik-Detik Proklamasi dalam rangka memperingati HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 pemerintah kota Surakarta dengan tema " SDM Unggul Indonesia Maju " bertindak selaku Irup FX Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta), dan selaku Danup Kapten Kal Rahmad Budi Aji (Kepala Pengadaan Lanud Adi Soemarmo) yang di hadiri lk 3000 orang.

Turut hadir dalam kegiatan upacara tersebut FX. Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta), Dr. Acmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta), Drs. Teguh Prakoso (Pimpinan Sementara DPRD Kota Surakarta), Abdul Ghofar Ismail, S.Si (Wakil Pimpinan Sementara DPRD Kota Surakarta), Krosbin Lumban Gaol, SH., MH. (Ketua Pengadilan Negeri Kota Surakarta), Kolonel Inf Rafael Granada Baay (Danrem 074/Wrt), Kolonel Pnb Adrian P. Damanik, S.T. ( Danlanud Adi Soemarmo ), Kombes Pol Ribut Hari Wibowo S.I.K (Kapolresta Surakarta), Letkol Inf Ali Akhwan, SE (Dandim 0735/Ska), AKBP Andi Rifa'i (Waka Polresta Surakarta), Letkol Cpm  Gunawan Setiadi, S.H (Dandenpom IV/4 Ska), Letkol CTP Sarifudin (Dansatdikba Pusdiktop), dan juga Kompol Ahmad Setiadi SIK (Danyon Brimob Den C Pelopor Surakarta).

Inspektur upacara dalam amanatnya membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Ke - 74 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2019, seperti ungkapannya Gus Dur, orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara. Founding fathers bangsa ini telah memberi contoh lewat laku, bukan sekadar gembar gembor persatuan. Mereka berdarah-darah menegakkan kemerdekaan. Sebenarnya kita pun mewarisi semangat itu. Namun karena kadang kita memupuk "borok" dalam dada, membuat kita terlena hingga dengan rasa tanpa dosa saling menghina dan mencerca, bahkan ada nekat hendak mengganti Pancasila.

Pancasila inilah sebagai induk semangnya negara ini, yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit-spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan. Sejarah mencatat, setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sistem pemerintahan sempat berganti menjadi Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949 Namun akhirnya sejak 17 Agustus 1950 Tanah Air ini kembali tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai kapan? Seperti ungkapan Bung Karno, "Di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia yang kekal dan abadi.

Bung Karno mengatakan, Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan gotong royong. Gotong-royong adalah pembantingan - tulang bersama, pemerasan - keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat  semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama!” Tekad kebersamaan, senasib sepenang-gungan inilah yang terus kita emban untuk menghadapi zaman. Sejak dilahirkan Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari seringnya bencana alam, korupsi, konflik sosial, gerakan separatisme dan radikalisme. Belum lagi tantangan modernisasi yang bergerak seiring dentang jam.

Wahai pemuda, persiapkan mental dan akalmu. Jangan melempem berhadapan dengan bangsa lain, jangan lembek ketika ada yang mengejek. Kepalkan tekadmu, bulatkan semangatmu. Saudara - saudaraku, semua hal itu akan mampu kita hadapi dengan satu senjata, kebersamaan. Kita ini diciptakan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya. Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan negara yang besar. Yakinlah kecemerlangan bangsa ini takkan lama lagi. Indonesia akan berjaya seribu windu lamanya.
(Arda 72,Pendim 0735/Surakarta).