Kunjungi Website Kami

Kategori

Jelang  Pelaksanaan Pengumuman Hasil Pilpres dan Pilleg 2019 Dandim Karanganyar Pimpin Apel Siaga Satu

Post by On Monday, May 20, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Pasca pelaksanaan pengumuman hasil Pilpres dan Pilleg ta 2019 yang akan di umumkan tanggal 22/05/19 mendatang. Komandan Kodim 0727/ Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos pimpin apel siaga satu di halaman Makodim. Senin (20/5/19)
"Apel siaga ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti perintah dari komando atas, agar satuan bawah untuk melaksanakan siaga tingkat satu pasca pengumuman hasil Pilpres dan Pilleg ta 2019.
Dandim memerintahkan seluruh prajurit jajaran TNI termasuk satuan Kodim 0727/Karanganyar, beserta jajaran agar menyiagakan seluruh satuannya untuk mewujudkan situasi yang benar-benar aman dan kondusif pasca pengumuman hasil Pilpres dan Pilleg ta 2019.
Pengamanan akan terus dilaksanakan hingga situasi benar-benar aman dan kondusif," kata Andi.
Dandim mengucapkan terimakasih atas seluruh prajurit yang telah membantu jalannya pemilu 2019 di Karanganyar, dengan harapan menciptakan kondisi yang aman, damai, dan berjalan lancar.
"Sekali lagi terima kasih kepada prajurit yang hadir dengan tulus, ikhlas dalam mengabdi kepada negara dan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,"katanya.
(Lam-Pendim 0727/Kra)

“Harkitnas” Indonesia Bangkit Indonesia Bersatu

Post by On Monday, May 20, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  – Peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 111 Pemerintah Daerah Karanganyar melaksanakan Upacara di halaman Sekda Kab. Karanganyar. Komandan Kodim 0727/ Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. turut menghadiri upacara Harkitnas tersebut. Senin (20/5)
Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI “Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia, seperti yang secara dejum terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke 111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu, tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita.
Alhamdulillah, sampai sekarang ini tahap tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan Iancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara kita yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara, bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. Sambil mengirim do’a bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi.
Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geogrms yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, kita membukukan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Oleh sebab itu, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.
Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadhan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadhan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan has dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara saudara di sekitar kita.
Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema "Bangkit Untuk Bersatu". Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Lam-Pendim 0727/Kra)

Prajurit TNI Ajarkan Anak-anak SDK Fatuloro Memasak

Post by On Monday, May 20, 2019


Wartosolo.net - Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh di sela sibuknya menjaga patok perbatasan juga melaksanakan kegiatan membantu masyarakat seperti karya bakti, juga menjadi tenaga pendidik dan mengajar anak-anak SDK Fatuloro, Dusun Fatubeilou, Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu bagaimana caranya memasak.
Mengajarkan anak-anak kebaikan tentu di utamakan sejak sedini mungkin. Kebiasaan baik itu juga di harapkan bisa tertanam dengan baik dalam diri si anak. Itulah kenapa Anggota Pos Asumanu bekerja sama dengan guru SDN Fatuloro untuk mengajari anak-anak didiknya memasak, sehingga anak yang belajar masak akhirnya lebih pintar dalam memilih jajanan yang sehat dan bisa dimakan sendiri.
Anggota Pos Asumanu Prada Argo Cahyo mengajarkan hal sederhana tentang dunia masak kepada anak-anak ini, cara memasak bubur kacang hijau. Dan juga menjelaskan apa saja bahan yang akan digunakan seperti gula merah, kacang hijau, santan kelapa, dll. Menjelaskan cara memasak sehingga nantinya bisa mudah di mengerti siswa-siswi dan bisa dipraktekkan.
Salah satu guru Ibu Ross juga mengatakan tadinya saya ragu karena tentara itu kan jagonya berperang. Tapi kali ini kok beda saya melihat tentara pinter masak dan rasa masakannya pun enak, sampai siswa-siswi makannya tambah. Saya mewakili kepala sekolah dan juga guru lainya mengucapkan banyak terimakasih kepada satgas TNI Pos Asumanu yang sudah mau memberikan ilmu kepada anak-anak kami sehingga mereka bisa memahami bagaimana caranya memasak dan memilih jajanan yang sehat untuk di makan.Ungkpnya
Danpos Asumanu Serka Nerdha A menyampaikan, "mengajarkan anak keterampilan memasak secara aktif sejak dini ternyata dapat menumbuhkan rasa rajin, berani berkreasi dan anak bisa memasak sendiri makanan atau jajanan yang sehat untuk di makan sendiri. Saya juga menghimbau kepada para orang tua dan guru supaya lebih memperhatikan anak-anak dalam memilih makanan yang sehat, karna itu penting untuk tumbuh kembang anak tersebut." Ungkapnya.

Anggota TNI Satgas Pamtas melaksanakan Ibadah bersama masyarakat perbatasan

Post by On Monday, May 20, 2019


Wartosolo.net  - Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh selalu hadir di tengah-tengah masyarakat pada kegiatan keagamaan di wilayah perbatasan . Di sela-sela waktu tugasnya menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI para anggota Satgas yang beragama Nasarani selalu menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah hari Minggu bersama masyarakat di gereja yang berada di lingkungan posnya yaitu Gereja St Gerardus Nualain Desa. Nuailain Kec. Lakmanen Selatan Kab. Belu(Minggu,19/5/2019)
Anggota satgas pamtas Yonif Raider 408/Sbh Pos Lakmaras Pratu Rupilu mengajak masyarakat Desa Nualain untuk melaksanakan ibadah Kegiatan tersebut bukanlah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan begitu saja oleh anggota satgas pamtas Yonif Raider 408/Sbh, tetapi juga wujud nyata adanya hubungan erat yang menyatukan prajurit dengan Tuhan. Adanya persekutuan doa dalam acara ibadah bersama masyarakat sekitar secara langsung mampu mendekatkan hubungan prajurit dan masyarakat dengan Tuhanya sehingga terwujud adanya kesatuan hati atau hubungan emosional yang kuat di antara mereka.Ujar Paratu Rupillu
Lettu Inf Doni Hidayat selaku Danpos Lakmaras menyampaikan Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh mengajak masyarakat perbatasan yang beragama Islam melaksanakan ibadah dengan cara menjalankan sholat lima waktu di tempat mereka tinggal. Sedangkan bagi yang nasrani pelaksanaan ibadah di Gereja St Gerardus Nualain bersama masyarakat setempat.Sebagai hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa hendaknya kita selalu beribadah dengan maksud untuk menyembah, memuliakan dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita.
Masyarakat sangat antusisias untuk mingikut ibadah dan Ucapan terimakasih disampaikan Romo Ignasius Alo Brianeno kepada Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh telah mengajak masyarakat perbatasan untuk taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga keamanan serta kenyamanan diwilayah perbatasan ini.

Bersama masyarakat perbatasan TNI memanen jagung

Post by On Monday, May 20, 2019


Wartosolo.net - Satgas Pamtas perbatasan RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh juga melaksanakan kegiatan teritorial dalam membantu masyarakat memanen jagung di Dusun Fatubeilou, Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.
Praka Abdul dan Pratu Tri bersama petani melakukan panen jagung dengan penuh semangat. Walaupun dalam keadaan puasa tetapi tidak menyurutkan semangat prajurit TNI yang selalu membantu masyarakat dan alhasil panen kali ini cukup memuaskan. Pemanenan yang dilakukan dengan memetik buah jagungnya saja, hal tersebut bertujuan agar pada saat diangkut menggunakan ember atau karung proses pengangkatannya lebih mudah dan cepat.
Sesampainya dirumah, jagung yang masih berupa tongkolan langsung di jemur untuk mengantisipasi adanya biji jagung yang belum kering, sehingga tidak busuk saat disimpan. Dimana kedepannya biji jagung yang sudah kering akan dijual dan dipasarkan dikota.
Komandan Pos Asumanu Serka Nerdha A menyampaikan, "disela-sela kegiatan menjaga patok perbatasan, kami juga melaksanakan kegiatan teritorial yang salah satunya yaitu membantu warga memanen jagung. Kehadiran kita dalam memberikan pendampingan adalah upaya untuk mensejahterakan masyarakat, kita ingin memberikan motivasi dan memberikan semangat kepada para petani." Ungkapnya.
Vitor selaku pemilik lahan mengucapkan, "sangat berterima kasih dan senang dengan ada bantuan dari bapak-bapak TNI Pos Asumanu yang sudah mau membantu pekerjaanya sehingga lebih cepat dan segala kendala apapun yang di alami petani selalu terselesaikan." Ungkapnya.

Road Safety Partnership Action dan Anev Kinerja Polantas Bidang Pelayanan Lantas Polres Karanganyar

Post by On Monday, May 20, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  - Road Safety Partnership Action (RSPA) dan Anev Kinerja Polantas Bidang Pelayanan Lantas di Polres Karanganyar, Kepala Staf Kodim 0727/ Karanganyar Mayor Inf Suwarko turut menghadiri Tim Penilai tersebut. Jum'at (17/5)
Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi, S.I.K,. M.H, yang terhormat ketua tim penilai road safety partnerahip action dari Koorlantas Mabes Polri, karena sudah hadir di Polres Karanganyar dalam rangka penilaian dan anev kinerja polantas bidang pelayanan. Mohon izin agar nantinya diberi bimbingan, arahan dan petunjuk sebagai pedoman dalam melaksankan tugas kami semua kedepan.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono, M.M, mengucapkan selamat datang kepada tim Penilaian RSPA dan Anev Penilaian Kinerja dibidang pelayanan Lalulintas di Kab. Karangananyar.
Kebetulan Pemerintah dengan Polres Karanganyar ini sudah sangat dekat hubungannya, hampir dalam setiap kegiatan bersinergi, dalam waktu dekat ini kegiatan setiap sore melaksanakan tarling Forkopimda dalam menyambut Bulan Ramadhan ini.
Untuk sarana dan prasana lalu lintas di wilayah Kab. Karanganyar alhamdullilah sudah mengalami kemajuan, dan kedepan akan kita tingkatkan lagi agar menekan pelanggaran lalu lintas agar mengurangi laka lantas. Alhamdullilah juga dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2019 di wilayah Kab. Karanganyar dapat berlangsung dengan aman, kondusif,”terang Juliyatmono.
(Lam-Pendim 0727/Kra)

Tingkatkan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat Babinsa Karangbangun Melaksanakan Komsos di Wilayah Binaannya

Post by On Monday, May 20, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Dalam menjalin komunikasi antara komando kewilayahan dengan masyarakat bisa dilakukan dimana saja. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 12/Jumapolo Sertu Sumaryo melaksanakan komunikasi sosial dengan para petani di areal persawahan di desa Karangbangun kecamatan Jumapolo. Senin (20/5)
Kegiatan komsos seperti ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat (petani) untuk bisa berkerja sama dalam rangka meningkatkan program swasembada pangan di wilayah yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.
Dalam kegiatan komsos tersebut Babinsa mengatakan bahwa pemerintah melalui Dinas Pertanian akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk membantu masalah yang dihadapi oleh para petani, sehingga mereka tidak akan kesulitan dalam mengolah sawah. Disamping itu Babinsa akan selalu melaksanakan pendampingan kepada para petani dengan tujuan untuk memajukan pertanian wilayahnya.
Menurut Sertu Sumaryo kalau kita sering terjun langsung ke lapangan dengan melakukan komunikasi, sehingga akan terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Komunikasi sosial dengan masyarakat tidak mengenal tempat dan waktu, dimana masyarakat berbuat di situlah Babinsa akan selalu berusaha untuk hadir. Hal ini sebagai wujud kedekatan TNI dengan masyarakat di desa binaannya," ungkap Babinsa.
(12-Pendim 0727/Kra)

Silaturahmi dan Buka Bersama Untuk Menjaga Kesejukan Pasca Pemilu 2019 di Wilayah Karanganyar

Post by On Monday, May 20, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  - Untuk menjaga kondusifitas wilayah kabupaten Karanganyar pasca pelaksanaan Pemilu 2019 Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi bersama dengan Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., dan Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono menggelar silaturahmi dan buka bersama dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Parpol dan Anggota dari TNI-Polri di Mapolres Karanganyar, Minggu sore (19/5).
Tujuan utama dari acara silaturahmi dan buka bersama tersebut adalah untuk menjaga kondusifitas di wilayah kabupaten Karanganyar yang aman, damai dan sejuk pasca Pemilu 2019.
Memasuki acara inti, Tokoh Agama bersama dengan Tokoh Masyarakat, Pimpinan Parpol dan segenap tamu undangan yang hadir mengucapkan Deklarasi, adapun bunyinya sebagai berikut,
“Kami unsur penyelenggara Pemilu, Pimpinan partai politik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta segenap elemen masyarakat Kabupaten Karanganyar, bersama-sama menyatakan”:
1. Pemilu 2019 dapat dilaksanakan secara jujur dan adil serta berjalan dengan aman, damai dan kondusif.
2. Menolak adanya intimidasi terhadap KPU RI selaku penyelenggara Pemilu 2019.
3. Mendukung hasil Pemilu 2019 berdasarkan penetapan dan keputusan KPU RI tanggal 22 Mei 2019.
4. Menolak aksi people power terkait hasil Pemilu 2019 yang akan menimbulkan perpecahan Bangsa.
5. Bersama-sama mewujudkan persatuan dan kesatuan Bangsa diatas kepentingan pribadi maupun kelompok, guna terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan damai.
Demikian pernyataan bersama ini disampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi untuk terwujudnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia menuju masyarakat yang adil dan makmur.
(Tr-Pendim 0727/Kra)

Pesan Dandim 0728/Wonogiri Dalam Jam Komandan

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net – setelah melaksanakan serangkaian kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan di Makodim 0728/Wonogiri dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH memberikan Jam Komandan kepada anggota dan PNS Kodim 0728/Wonogiri, (20/5).
Dalam Pengarahannya Dandim menekankan beberapa hal diantaranya kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan aktifitas kehidupan kita sehari-hari, selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, meningkatkan pencapaian Kinerja dengan baik, selalu menginstrospeksi diri masing-masing serta meningkatkan disiplin.
Komandan juga berpesan agar lebih berhati-hati lagi dalam berkendara agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, hormati pengguna jalan lain dan jangan ngebut-ngebut dijalan, jauhi pelanggaraan dan juga pegang teguh Netralitas TNI.
Komandan juga menekankan agar para babinsa dan aparat intelijen lebih meningkatkan Deni Ceni, dalam menghadapi situasi dilapangan. Terlebih beberapa hari lagi akan dilaksanakan pembacaan keputusan dari KPU tentang hasil dari pemilihan presiden, yang tentu ada pihak-pihak yang tidak terima dengan keputusan KPU tersebut, (Pendim0728/Wng).

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  – Komandan Kodim (Dandim) 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH., menjadi Inspektur upacara pada pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 yang digelar di Makodim 0728/Wonogiri, sedangkan komandan upacara dijabat oleh Kapten Arm Yadiman (Danramil 22/Slogohimo), Senin(20/5).
Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara yang dibacakan oleh Dandim 0728/Wonogiri Dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samanaisun amukti palapa".
Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan "amukti palapa". Umumnya para ahli sepakat bahwa amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara. Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.
Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema "Bangkit Untuk Bersatu". Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.
Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan.
Kegiatan upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 diikuti oleh Kasdim Mayor Inf Nurul Muthahar, S.Ag., M.Pd., perwira staf dan Danramil serta anggota dan PNS Kodim 0728/Wonogiri serta anggota Kanminvetcad IV/34 Wonogiri, (Pendim0728/Wng).

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Upacara Penerimaan Anggota Baru

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  – setelah melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH., memimpin langsung tradisi upacara penerimaan anggota baru, Senin(20/5).
Adapun anggota yang baru masuk adalah Kapten Inf Oyon Subiyanto, S.Sos., dan diterima langsung oleh Dandim 0728/Wonogiri, sekaligus memberikan arahan agar segera menyesuaikan diri di satuan Komando Kewilayahan.
Karena komando kewilayahan selalu berada di tengah-tengah masyarakat sehingga harus mengerti kesulitan masyarakat dan harus membantu kesulitan masyarakat terutama wilayah binaannya nanti. Sebagai komando kewilayahan harus mampu menjadi ujung tombak, oleh karena itu sekecil apapun permasalahan atau kejadian di lapangan anggota harus tahu dan melaporkan ke komando atas.
Jangan jadikan perpindahan suatu jabatan sebagai beban, namun jadikan ini suatu amanah kebanggaan di dalam melaksanakan tugas karena pengabdian yang tulus dapat memberikan kita kelancaran di dalam bertugas.
Laksanakan tugas dengan baik, jauhi narkoba dan hindari pelanggaran, serta jaga selalu kesehatan. “Selamat bertugas bagi Perwira yang baru, agar menyesuaikan dengan kondisi lingkungan tugas masing-masing sebagaimana tuntutan jabatan yang baru diemban,semoga kemanunggalan TNI dan Rakyat yang berada disekitar Wilayah tugas terus terjalin, (Pendim0728/Wng).

Pesan Dandim 0728/Wonogiri Kepada Anggota Yang Pindah Satuan

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net – selain upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 dan tradisi upacara penerimaan anggota baru, di Makodim 0728/Wonogiri juga dilaksanakan tradisi upacara pelepasan anggota, Senin(20/5).
Serka Suyanto (anggota Koramil 18/Girimarto) yang melaksanakan pindah satuan ke satuan baru yakni di Kodam Jaya dilepas secara langsung oleh Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH dan berpesan anggota yang pindah satuan segera menyesuaikan diri dengan satuan yang baru, yang tentunya berbeda dengan satuan asal.
Pertahankan dan selalu tingkatkan loyalitas serta dedikasi terhadap tugas, kuasai tugas dan tanggung jawab secara benar, beri warna positif dalam kinerja satuan sehingga kehadiran anda benar-benar dirasakan manfaatnya.
Dandim juga mengucapkan banyak terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan selama ini baik kepada TNI dan khususnya kepada Kodim 0728/Wonogiri, (Pendim0728/Wng).

Danramil 01/Wonogiri Hadiri Malam Tirakatan Hari Jadi Wonogiri

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net - Danramil 01/Wonogiri Lettu Inf Mulyono menghadiri kegiatan malam tirakatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Wonogiri ke-278 tahun 2019 yang bertempat di Pendopo Kecamatan Wonogiri, Sabtu(17/5).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Wonogiri Drs. Teguh Setiyono, MM., Danramil 01/Wonogiri Lettu Inf Mulyono, Kapolsek Kota AKP Budiyono, SH., Kepala Dinas Instansi se-Kec. Wonogiri, Kades/Lurah beserta istri se-Kec. Wonogiri, Ketua TP PKK Kec. Wonogiri dan Pengurus, Ketua RW. VI Lingk. Salak Kel. Giripurwo, Kec. Wonogiri.
f. Ketua RT. 02 RW. VI Kel. Giripurwo, Kec. Wonogiri, Staf Kec. Wonogiri.

Camat Wonogiri Drs. Teguh Setiyono, MM., dalam sambutannya menyampaikan syukur alhamdulilah tahun 2019 terasa sangat istimewa karena bersamaa dengan datangnya bulan suci Ramadhan maka, dengan semangat hari jadi sekaligus semagat bulan Ramadhan mudah-mudahan kabupaten wonogiri menjadi semakin baik dan mensejahtera. Adapun tama hari jadi Kab. Wonogiri adalah "Nyawiji Mbangun Wonogiri".
Mengandung makna harapan masyarakat wonogiri di usia ke-278 lebih erat bersatu dalam semangat sesarengan mbangun wonogiri. Nyawiji mbangun wonogiri juga mengandung makna harapan masyarakat wonogiri dapat bersatu kembali setelah berlangsungnya pesta demokrasi pilpres serta pileg.
Penyelenggaran kegiatan hari jadi Kabupaten Wonogiri di tingkat kecamatan/desa hendaknya memperhatikan hal berikut mulai tanggal 30 April sampai dengan 30 Mei 2019 seluruh instansi pemerintah, swasta dan masyarakat di wilayah masih-masing untuk menggiatkan pelaksanan K3 dan memperindah lingkungan dengan memasang umbul-umbul, rontek dan lampu hias serta spanduk dengan tema dan sub tema hari jadi ke-278 kab. Wonogiri tahun 2019. Tanggal 18 Mei 2019, dimasing-masing Kecamatan/Desa/Kelurahan dan RT agar menyelenggarakan tirakatan hari jadi kab. wonogiri setelah sholat taraweh. Tanggal 19 -20 Mei 2019 pukul 06.00-18.00 Wib seluruh instansi pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengibatkan bendera merah putih satu tiang penuh.
Semua acara hari jadi ke 278 Kab. Wonogiri hendaknya diselenggarakan dengan prinsip kesederhanaan dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekaligus menyambut bulan Ramadahan 1440 H..Segala pembiayaan hari jadi ke-278 kabupaten wonogiri di tingkat kecamatan/kelurahsn/desa dibebankan kepada masing-masing wilayah.
Selanjutnya dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Camat Wonogiri Drs. Teguh Setiyono, MM dan diberikan kepada generasi muda sebagai penerus estafet kepemimpinan masa depan, (Pendim0728/Wng).

Dandim Wonogiri Dan Ratusan Jama'ah Hadiri Pengajian Padang Bulan

Post by On Monday, May 20, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - bertempat di Pendopo Majlis faza Wonogiri di Dusun Gomerto, Desa Watangsono, Kecamatan Jatisrono, telah dilaksanakan kegiatan Pengajian Padang Bulan "Madhangke Pikir, Madhangke Ati Haul Abuya Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki Al Hasani dan Haul Sayyidah Khadijjah R.A, Minggu (19/5) malam.
Hadir dalam acara tersebut Pengasuh Ponpes Nurul Karomain dari Yogyakarta KH. Sirojan Muniro. Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh S.Sos. MH. Pengasuh Ponpes Daarul Faizin Zaky Assegaf. Danramil 14/Jatisrono Kapten Inf Subandi diwakili Serma Agus Setiawan. Kapolsek Jatisrono AKP Kasimin diwakili Bripka Budi H. Ustad Lutfi Murtadoh. Kepala Desa Watangsono Bapak Suwarno. Para Habib dan Asatidz. Warga masyarakat sekitar. Ketua MBC Kec Jatisrono. Ketua NU beserta pengurus
Sambutan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh S.Sos. MH. Pada malam yang berbahagia ini kita bisa menghadiri pengajian akbar yang ini merupakah malam yang penuh nikmat dimana pada malam hari ini pengajian diadakan bertepatan di bulan romadhon.
Kita tahu bahwa belum lama ini kita telah melewati perhelatan akbar yaitu pesta demokrasi baik pemelihan Presiden wakil presiden serta anggota legislatif.
Nanti siapapun pemimpinya yang terpilih itu yang menjadi pilihan kita semua. Sehingga kita tidak usah mempersoalkanya. Kita serahkan semuanya kepada penyelenggara pemilu.
Apalagi nanti pada hari rabu akan ada masyarakat yang datang ke Jakarta. Saran saya tidak usah pergi ke Jakarta lebih baik dirumah saja. Melakukan aktivitas seperti biasannya saja.
Kepala Desa Watangsono Bapak Suwarno. Marilah kita mengucapkan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita semua sehingga pada malam hari ini bisa menyempatkan waktunya untuk hadir di majelis ini.
Kami selaku mewakili pemerintah desa mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia serta para donatur yang sudah menyukseskan pelaksanaan pengajian akbar ini.
Seperti yang sudah disampaikan bapak Dandim tadi kita semua sudah melewati masa pesta demokrasi. Siapapun pemimpinya nanti kita dukung jangan menimbulkan profokasi.
Alangkah baiknya kita pada bulan romadhon ini meningkatkan ibadah kita baik itu iktikaf di masjid, baca Al Quran maupun ibdah-ibadah yang lain.
Ustd Abdul Syukur (Slamet Gentho) dalam tausyiahnya menyampaikan. Pada tahun 2003 saya melaksanakan ibadah haji. Saya merupakan mantan preman yang sekarang sudah insaf.
Saya disini mengajak para jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Disamping itu mari kita berbanyak bersodaqoh sebanyak-banyaknya.
Jangan takut miskin apabila kita banyak bersodaqoh, justru dengan banyak bersodaqoh kita akan makin kaya.
Yakinlah bahwa dengan banyak bersodaqoh nantinya akan menolong kita di hari akhir nanti. Tausiyah Ustadz Khoirul. Mari kita meneladani baginda kita Nabi Muhammad SAW melalui ajaranya beliau.
Dengan mengikuti keteladanan beliau nanti mendapatkan syafaatnya di akhir jaman. Apalagi sekarang ini merupakan bulan ramadhan mari kita terus tingkatkan ibadah kita.
Inti tausiyah KH. Sirojan Muniro. Semoga nanti di wonogiri ini menjadi Mekkahnya kedua setelah di tanah arab dimana disini banyak santri-santrinya.
Dengan ketaatan kita kepada Allah melalui ajaran beliau baginda Nabi Muhammad SAW kita akan selamat dunia akhirat.
Ingat asal usul baik itu gunung, sawah semua itu ciptaan Allah, untuk itu mari kita mesyukuri atas apa yang sudah diberikan nikmatnya kepada kita.(Pendim 0728/Wng)