Contact Form

Name

Email *

Message *

Blog Archive

Popular Posts

Kunjungi Website Kami

Kategori

Total Pageviews

Berhaji Sekali Seumur Hidup, Ini Penjelasanya

Post by On Tuesday, June 18, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net - bertempat di aula Giri Mandala komplek GOR Kabupaten Wonogiri telah dilaksanakan kegiatan bimbingan manasik haji calon jamaah haji Kabupaten Wonogiri tahun 1440 H/2019 M, Selasa(18/6).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Wonogiri Edi Santosa, SH., Kasdim 0728/Wonogiri Mayor Inf Nurul Muthahar S.Ag., M.Pd., Kasubag Hukum Ipda Mujiyo, Panitia Penyelenggara Drs. Heru Budi Santosa, M.Pdi., Plt Kepala Kantor Kemenag H. Musta'in Ahmad, SH., MH., Kabag Kesra Mubarok.
Panitia Penyelenggara menyampaikan laporan untuk jumlah peserta sebanyak 355 jamaah yang terdiri dari 167 calon haji laki-laki dan 188 jamaah calon haji perempuan. Pemberangkatan Jamaah haji dari Kabupaten Wonogiri terdiri dari 2 kloter yakni kloter 4 kurang lebih 105 jamaah dan kloter 5 sebanyak 250 jamaah calon haji dan untuk pemberangkatan kloter 4 tanggal 6 Juli dan kloter 5 pada tanggal 7 Juli 2019.
Plt Kepala Kantor Kemenag H. Musta'in Ahmad, SH., MH., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini kenapa harus dilaksanakan bimbingan manasik yaitu ada kewajiban pemerintah untuk hadir ditengah masyarakat dalam hal ini jamaah calon haji, punya kepentingan untuk bisa melaksanakan supaya pelaksanaan ibadah haji bisa berhasil. Karena di era sekarang pelaksanaan haji hitungan lahiriahnya bisa melaksanakan haji hanya sekali seumur hidup, kalau sekarang bisa berangkat haji bisa mendaftar lagi bisa menunggu 10 tahun lagi walaupun mempunyai uang dan antriannya harus menunggu lagu selama 23 tahun, jadi kalau tahun sekarang berangkat haji dipastikan bisa berangkat haji lagi 33 tahun yang akan datang, Untuk itu sekalinya berangkat berhaji harus berhasil.
Sementara itu Wakil Bupati menyampaikan Pelaksanaan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi calon jamaah haji, yaitu untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan syariat Islam serta proses perjalanan haji, agar sekembalinya nanti mampu meraih gelar haji yang mabrur. Nilai-nilai kemabruran Haji berperan penting dalam meningkatkan kualitas Iman, ilmu dan amal saleh serta secara individual maupun secara sosial. Arti dari kedua dimensi ini, setiap umat Islam yang telah menunaikan ibadah haji hendaknya mampu menyeimbangkan antara kesalehan secara pribadi dan kesalehan dalam masyarakat dan hubungan sosial.
Kepada bapak ibu jama'ah calon haji yang mendapat kesempatan berangkat ke tanah suci tahun ini sudah sepantasnya bersyukur, karena masih banyak diantara saudara-saudara kita yang masih tertunda keberangkatannya karena berbagai hal, oleh karenanya agar semua dapat menyiapkan diri sebaik-baiknya, persiapan fisik, mental dan tata cara pelaksanaan Haji. Dengan demikian jamaah calon haji dapat menunaikan ibadah sesuai ketentuan syariat Islam dan dapat mengerjakan seluruh syarat dan rukun dengan sempurna.
Proses manasik haji memberi bekal yang harus dipahami sebelum berhaji Untuk itu saya berpesan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh meskipun dalam prakteknya akan dipimpin oleh para petugas namun sikap kemandirian sangat diperlukan, (Pendim 0728/Wng).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »