Kunjungi Website Kami

Kategori

Bula Puasa Kodim 0724/Boyolali Menembak Di Markas Brimob

Post by On Wednesday, May 08, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net  - Latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan II tahun 2019 oleh personil Kodim 0724/Boyolali tetap dilaksanakan walaupun bertepatan dengan bulan puasa Ramadan 1440 Hijriah. Latihan menembak diselenggarakan di Lapangan Tembak Brimob Gunung Kendil Mojosongo.Rabu (08/05).

Kegiatan Latbakjatri ini rutin dilaksanakan tiap tiga bulan sekali dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak anggota TNI khususnya Kodim 0724/Boyolali. Hanya saja untuk latihan kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadhan . Adapun koordinator pelaksana latihan menembak dipimpin oleh Danramil 08/Banyudono Kapten Inf Sri Suraya selaku Komandan latihan (Danlat).
Pada kesempatan tersebut Danlat menyampaikan bahwa menembak merupakan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit, tujuan dari latihan menembak ini adalah untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit. Dan yang paling utama dalam setiap latihan adalah faktor keamanan karena menyangkut dengan peluru tajam yang digunakan. 
Untuk itu sebelum dilaksanakan latihan menembak Danlat memimpin langsung doa bersama semoga selama dalam latihan menembak dapat berjalan dengan aman dan lancar serta mendapatkan hasil yang diinginkan. Dalam kegiatan menembak kali ini para prajurit menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang (M16) menggunakan munisi tajam dengan kaliber 5,56 mm dan laras pendek (pistol) FN menggunakan kaliber 9 mm. 
Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Sardi yang turut serta dalam latihan tersebut mengatakan, kegiatan latihan menembak ini merupakan agenda rutin di TNI AD setiap tri wulan. Tujuannya untuk meningkatkan profesionalisme kemampuan prajurit dalam menembak baik senjata api jenis pistol maupun laras panjang.

Serda Jayadi Kawal Logistik Pemilu Ke Desa Penggung

Post by On Tuesday, April 16, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 1/Boyolali Kodim 0724/Boyolali melaksanakan pengawalan khusus pengiriman logistik pemilu 2019. Senin  (15/04). 
Seperti yang dilaksanakan oleh Babinsa Desa Penggung Serda Jayadi , mengatakan pengawalan pengiriman logistik pemilu untuk desa Penggung sudah selesai. Bersama bhabinkamtibmas, petugas PPS dan Linmas Desa Penggung mulai dari Kecamatan sampai dengan desa seluruh kebutuhan logistik sudah tersalurkan
Untuk Kecamatan Boyolali ada 6 Desa dan 3 Kelurahan, hari ini  Kiringan,Winong, Mudal, Kebon Bimo, Karang geneng, terakhir Penggung.
Terkait pelaksanaan pengawalan dan pengawasan pendistribusian logistik pemilu 2019 memastikan proses pendistribusian tersebut agar berjalan lancar dan aman sampai tujuan.
 Babinsa menambahkan untuk pengawalan logiistik ini akan kami pastikan bahwasannya pendistribusian pada hari ini berjalan dengan aman dan tertib.
Di dalam prosesnya, pengiriman logistik menggunakan kendaraan truk yang sudah disiapkan oleh PPK Kec.Boyolali jelas Babinsa.

Pastikan Kesiapan Hadapi Pemilu Dandim Apelkan Babinsa

Post by On Tuesday, April 16, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH melalui Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Handoko Setyobudi SE mengecek langsung kesiapan para Babinsa di jajaran 0724 Boyolali dalam rangka kesiapannya memantau  serta mengamankan jalannya Pemilu di wilayahnya. Senin (15/4).
Kasdim Boyolali melakukan pemeriksaan terhadap seluruh personel serta kesiapannya selama tahapan persiapan pemilu hingga berakhirnya Pemilu 2019 yang dilaksanakan secara serentak.

Dalam pengecekan tersebut, Kasdim Boyolali tampak berbincang-bincang sembari memberikan semangat kepada para babinsa yang nantinya akan bertugas melakukan pengamanan.

Kasdim mengatakan bahwa perintah dari Panglima TNI juga saat pencoblosan tugas TNI yang bermitra dengan Polri akan berada di luar TPS dan serius untuk memantau situasi keamanan agar tetap kondusif. Untuk itu agar Pahami, Pedomani dan tegaskan Netralitas TNI dan Polri, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mengamankan serta mensukseskan Pesta Demokrasi 2019. 

Selanjutnya secara teknis kegiatan para Babinsa di wilayah akan diatur oleh Danramil masing –masing. Untuk dipahami bahwa tugas pengamanan Pemilu serentak 2019 adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah kita bersama. Semoga gelaran Pemilu tanggal 17 April 2019 berjalan dengan lancar, damai,dan sejuk .

Dandim Dan Kapolres Boyolali Pimpin Apel Pergeseran Pasukan

Post by On Monday, April 15, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Dandim 0724/ Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH bersama Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro S.H.SIK memimpin Apel Pergeseran  Pasukan gabungan TNI-Polri dalam rangka pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara) Pemilu 2019 di wilayah Kabupaten Boyolali , bertempat di Lapangan Alun-alun Kidul,Kabupaten Boyolali. Senin (15/04).
Apel pergeseran pasukan yang dilaksanakan ini guna mewujudkan keamanan dalam  Pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 secara serentak khususnya di wilayah Kabupaten Boyolali. Turut dihadiri seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) bersama Ketua KPU, Ketua Bawaslu,  dan pihak terkait lainnya.
Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH mengucapkan selamat bertugas bagi TNI Polri yang tergabung dalam pelaksanaan pengamanan pemilu tahun 2019 semoga dalam pelaksanaan Pemilu serentak Boyolali dalam suasana nyaman, damai dan penuh kegembiraan.
Lebih lanjut Kapolres Boyolali mengungkapkan bahwa personil Polres boyolali yang diterjunkan ke TPS-TPS diwilayah Boyolali adalah 695 personil dengan dibantu personil TNI dari Kodim 0724/Boyolali 295 Personil dan dari TNI AU sebanyak 100 Personil dan dari personil Brimob 60 Personil. Dengan kekuatan yang ada beliau yakin bahwa pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan aman,tertib dan sejuk.
Sedangkan Dandim 0724/Boyolali menambahkan bahwa personil TNI dari Kodim 0724/Boyolali  siap mem Back up Kepolisian dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 khususnya di wilayah Boyolali, Kodim Boyolali juga menyiagakan personil cadangannya di Makodim  1 SSK  sejumlah 100 orang yang siap gerak apabila diperlukan. 
Dandim juga menegaskan bahwa TNI (Kodim Boyolali) selalu siap membantu mengamankan pelaksanaan Pemilu dengan demikian menghimbau kepada masyarakat Boyolali agar senantiasa menggunakan hak pilihnya.Mari kita ciptakan suasana Pemilu yang aman, damai, dan sejuk
Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,

Babinsa Berperan Aktif Dalam Meningkatkan Hasil Panen

Post by On Tuesday, April 09, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 12 Simo Kodim 0724/Boyolali Serda Supardi membantu petani Desa Pentur Kecamatan Simo Ibu Rajinem (40) dalam memanen hasil tanaman padi di lahan miliknya.Selasa (8/4). 

Sebagai salah satu tugas Babinsa adalah pendampingan Upaya Khusus (Upsus) pertanian sesuai MOU antara Kementan dan Panglima TNI beberapa waktu yang silam. Dalam rangka membantu dan mensukseskan program pemerintah pusat  meningkatkan program swasembada pangan nasional khususnya padi atau beras kita patut mensyukuri banyaknya lahan yang panen padi dibeberapa wilayah di Kabupaten Boyolali.

Semoga hasil kerja dan jerih payah selama ini dari petani dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Terlepas dari itu semua patut kita apresiasi kerja keras para Babinsa  selaku petugas pendampingan  kelompok tani yang mana sudah berjalan cukup efektif dilapangan, begitu juga para penyuluh dan instansi yang terkait dalam upsus pertanian ini utamanya padi, sehingga harapan kedepan hasil panen yang didapat sebanyak 6-8 Ton/Ha saat ini kedepan dapat lebih ditingkatkan.

Semua yang menjadi harapan dan kerja keras dalam rangka upsus pertanian selama ini selayaknya memang untuk kesejahteraan para petani penggarap lahan dan memberikan manfaat langsung kepada keluarganya.

Penutupan TMMD Di Ujung Utara Boyolali

Post by On Wednesday, March 27, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman S.I.P., M.H memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 yang dilaksanakan lapangan Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Desa Ngleses merupakan salah satu desa yang terletak paling utara dari Kabupaten Boyolali yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwodadi. Rabu (27/03).

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0724/Boyolali membacakan amanat Kasad , yang menyatakan bahwa Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan, 
Setelah kegiatan upacara selesai Komandan Kodim 0724/Boyolali didampingi oleh rombongan Forkopimda Boyolali berkesempatan meninjau lokasi pelayanan kesehatan Gratis bagi masyarakat dan pasar murah yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boyolali serta pemotongan pita tanda berakhirnya TMMD Sengkuyung tahap I di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.
TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019 di Kabupaten Boyolali ini telah menyelesaikan sasaran fisik berupa betonisasi jalan bertulang sepanjang 250 Meter, lebar 4 Meter dengan ketebalan 0,2 Meter yang menghubungkan Desa Ngleses dengan desa sekitarnya yang bahkan berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwodadi , ditambah dengan Rehap Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit. 
Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P.,M.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah membantu program TMMD ini sehingga semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

babinsa Bantu PPL Laksanakan Pengubinan Lahan Jagung

Post by On Wednesday, February 13, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Para Babinsa Kodim 0724/Boyolali sampai kini masih terus melaksanakan pendampingan upaya khusus pertanian, seperti yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15 Andong Sertu Sugiyono dan Serda Slamet yang membantu melakukan pengubinan yang dilaksanakan bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di Desa Beji Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali.Selasa ( 12/02)

Kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa di wilayah bersama PPL adalah untuk mengetahui berapa besarnya potensi panen jagung yang ada di wilayah Desa Beji Kecamatan Andong. Sesuai yang disampaiakan oleh petugas PPL Bp. Sapto Nugroho jenis jagung yang diubin kali ini adalah jenis Hibrida P 21 dengan hasil ubinannya sebanyak 30 tongkol jagung dengan berat 71,5 Kg.

Disampaikan oleh Sertu Sugiono bahwa hasil ubinan yang didapat sudah termasuk bagus untuk wilayah Desa Beji, diharapkan kerjasama seperti ini dapat menjadi sumber motivasi bagi petani dan masyarakat lainnya untuk lebih giat dan berpartisipasi dalam membantu pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang saat ini sedang digalakkan, data yang didapat akan dicatat dan dilaporkan ke Dinas Pertanian Boyolali oleh petugas PPL.

Sutarji selaku pemilik lahan yang juga anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki  mengungkapkan, kegiatan pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Babinsa kepada masyarakat petani setempat sungguh memberikan hasil positif di masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.

"Kami mengharapkan kerja sama petani dan TNI dalam bidang pertanian terus dilanjutkan demi menciptakan ketahanan pangan, juga kemandirian bagi
masyarakat, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak Babinsa dan petugas PPL atas kerja samanya selama ini " ucapnya.

Kodim Boyolali Rangsang Semangat Bertani Dengan Panen Jagung Bersama

Post by On Wednesday, January 30, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Kodim 0724/Boyolali melaksanakan panen jagung varietas P35 di lahan seluas kurang lebih 3 Hektare dengan memanfaatkan lahan yang berada di Demlot tanaman jagung Kodim 0724/Boyolali di Surodadi Kalurahan Siswodipuran RW 14 Rt 05 Jln Perintis Kemerdekaan Boyolali.Rabu (30/01).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut seluruh Danramil jajaran Kodim 0724/Boyolali, Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV Dim 0724/Boyolali, serta anggota Kodim 0724/Boyolali sekalian.


Dandim 0724 Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH menjelaskan pelaksanaan panen jagung di lahan milik Kodim 0724/Boyolali ini bertujuan merangsang semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada. Karena jagung, merupakan salah satu produk unggulan di Kementerian Pertanian, selain padi dan kedelai. “Jagung menjadi satu dari tiga produk unggulan program prioritas di Kementrerian Pertanian,” ujar Dandim.


Hal itu harapnya dapat mendorong seluruh petani, untuk memanfaatkan lahannya dalam mengembangkan tanaman pangan bermanfaat, di samping padi dan kedelai.
“Kami dari TNI bersama dengan instansi terkait selalu siap memberikan pendampingan kapan saja kepada masyarakat agar lebih giat. Jangan hanya sebatas kata kata saja,Tapi, ada aksi nyata yang kita lakukan di lapangan,” pungkasnya.


Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Kamami menjelaskan varietas P35 yang bibitnya itu memiliki kualitas tinggi serta harga jual yang sangat bagus. “Panen jagung ini diharapan mendorong petani bisa mencari varietas serta alternatif lain, tidak harus selalu fokus pada tanaman padi,” ungkapnya.


Kapten Inf Kamami juga mengatakan bahwa Kabupaten Boyolali sangat potensial dan dari segi luasnya lahan dan kesuburan tanahnya, kami optimis kabupaten ini bisa menjadi central tanaman pangan atau bisa dibilang menjadi salah satu kabupaten lumbung pangan nasional. Intinya ada tidak keinginan dari petani memanfaatkan lahannya,

Pelibatan TNI - Polri Dalam Program KBBT Wilayah Boyolali

Post by On Wednesday, January 30, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Pelaksanaan Karya Bhakti Boyolali Tersenyum Tahap I Ta 2019 yang baru dibuka di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali mendapat dukungan warga termasuk TNI (Kodim 0724/Boyolali) dan Polri (Polres Boyolali).Selasa (29/01).

Semangat kebersamaan dan kemanunggalan ditunjukkan dalam setiap kegiatan KBBT Tahap I ini, baik itu antara warga masyarakat maupun dengan TNI Polri yang juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) tahap I tahun anggaran 2019  mulai digulirkan oleh Pemkab Boyolali dengan ditandai upacara pembukaan KBBT pada hari Rabu tanggal 23 januari 2019 di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.

Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH membuka langsung pelaksanaan upacara KBBT ini, Selama 30 Hari kedepan mulai tanggal 23 januari sampai dengan 21 Februari 2018 program KBBT tahap I ini akan menyasar pada betonisasi jalan sepanjang 800 Meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 0,12 Meter serta pembuatan talud sepanjang 175 Meter tinggi total 2 Meter. Betonisasi jalan dalam program KBBT kali ini merupakan jalan penghubung antar dukuh-dukuh dan Desa Sidomulyo Ampel.

Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan mencapai Rp.415 Juta Rupiah menggunakan sumber dana dari APBD Kabupaten Boyolali dan Swadaya dari masyarakat sebesar Rp 30,1 Juta rupiah. 
Sementara itu Danramil 5 Ampel Kapten Cba Joko Prasetyo mengatakan, kegiatan KBBT membangkitkan kembali semangat gotong royong dalam masyarakat karena dalam kegiatan ini, seluruh komponen bangsa mulai dari pemerintah, TNI, Polri hingga warga masyarakatnya akan dilibatkan dalam kegiatan. Semoga program KBBT ini bisa terus dilaksanakan di daerah daerah di Boyolali yang masih memerlukan uluran tangan dari pemerintah dan semuanya demi kemajuan desa dan warganya.

Danramil Wonosegoro Terjun Langsung Mengecek Lokasi Bencana Longsor

Post by On Monday, January 28, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Danramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Kapten Arh Iswadi Yusuf bersama Babinsa dan masyarakat melaksanakan pengecekan langsung lokasi longsornya jaringan saluran irigasi di Desa Karangjati Kecamatan Wonosegoro kabupaten Boyolali.Senin (28/01)

Dalam pengecekan tersebut Danramil sempat mendapat laporan dari salah satu warga dan diteruskan oleh Babinsa Serma Mustaqim yang menyampaikan situasi dan kondisi saluran irigasi yang ambrol atau longsor karena konstruksi yang sudah tidak memadai, bisa juga disebabkan curah hujan yang tinggi menyebabkan konstruksi saluran irigasi tidak mampu menahan aliran air yang deras.

Menanggapi hal tersebut Danramil akan segera mengadakan koordinadi secepatnya kepada pihak desa dan instansi terkait. Menginggat musim hujan telah tiba. Di khawatirkan apabila tidak di tangani secepatnya maka bisa merugikan warga terlebih para petani yang ada di wilayah tersebut.

Pada kesempatan itu pula Danramil mengajak dalam perbaikan tanggul kalo bisa melibatkan warga dan koramil. Intinya Danramil mengajak kepada masyarakat desa agar budaya gotong royong di hidupkan lagi.