Kunjungi Website Kami

Kategori

Anggota Koramil 03/Kebak Kramat Bantu Renovasi Rumah Warga, Ini Tujuannya

Post by On Tuesday, January 22, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 03/Kebakkramat Sertu Suhartoko bersama dengan anggota yang lain ikut membantu merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Wahono (58), warga Dusun Dukuhan RT 01 RW 05 Desa Macanan Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Senin (21/01)

Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini berawal dari rombongan KKN Mahasiswa yang melaksanakan Study Banding di Desa Macanan selama kurang lebih 2 minggu. Ternyata para mahasiswa ini melihat kondisi dari rumah Bapak Wahono yang sangat memprihatinkan, sehingga mengunggah kondisi rumah tersebut ke media sosial dan ternyata menjadi viral.

Babinsa Desa Macanan Sertu Suhartoko menuturkan "Memang benar bahwa rumah bapak Wahono kondisinya sangat memprihatinkan, rumah berukuran 6x3 meter tersebut lantainya masih berupa tanah dengan atap genting yang sudah pada bocor. Sedangkan kondisi usuk dan reng dari bambu yang sudah pada lapuk, sehingga rentan sewaktu waktu bisa roboh dan yang lebih memprihatinkan lagi mereka tidur di lantai tanah menggunakan tikar, bahkan sumur dan MCK saja mereka tidak punya".

Perlu diketahui bahwa Bapak Wahono bekerja sehari hari memelihara beberapa kambing milik orang dengan sistem bagi hasil, beliau tinggal serumah bersama istrinya Ibu Poniyah (54) yang duduk di kursi roda. Karena menderita sakit asam urat dan gula serta seorang anaknya Margono (24) yang bekerja sebagai buruh pabrik.

Bupati Karanganyar Bapak Drs. H Juliyatmono MM setelah mengetahui di wilayahnya ada warga masyarakat yang sangat kurang mampu, memberikan bantuan uang kurang lebih 15 juta rupiah untuk dilaksanakan program RTLH dan ternyata mendapat respon yang sangat positif dari kalangan masyarakat untuk ikut serta memberikan bantuan baik uang maupun sembako.

Agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi kendala, maka dilakukan beberapa langkah maupun fase bantuan dengan melibatkan unsur TNI sebagai pendamping di lapangan di bantu oleh Polsek, relawan dan masyarakat.

Proses renovasi RTLH ini merupakan momentum yang sangat penting bagi TNI khususnya Babinsa, karena dalam kegiatan ini Babinsa memiliki ruang berkomunikasi sosial dengan masyarakat. Sehingga selalu terbangun soliditas yang baik antara Babinsa dengan Rakyat.

Danramil 03/Kebakkramat Kapten Cba Suryanto mengatakan bahwa "Dengan kegiatan gotong royong ini dapat memberi manfaat lebih dan akan memupuk rasa persatuan serta persaudaraan yang erat antara TNI, khususnya Babinsa dengan masyarakat agar tercipta soliditas dan rasa empati yang tinggi untuk saling bekerjasama dalam segala hal

Babinsa dan Relawan Berkelahi Dengan Bau Busuk Sampah Sungai Sroyo

Post by On Monday, January 14, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 04/Jaten Serka Suparno bersama BPBD Kabupaten Karanganyar dan masyarakat Dukuh Sepreh, Kanten Desa Sroyo bahu-membahu membersihkan sampah dan pohon bambu yang menyumbat jembatan Sungai Sroyo, Minggu (13/01/19).
Kurang sadarnya warga dan masyarakat untuk membuang sampah di sungai masih terlihat di mana-mana. Salah satunya yang memprihatinkan adalah pencemaran sampah oleh masyarakat terhadap sungai yang ada di aliran Sungai Sroyo tepatnya di bawah jembatan Dukuh Sepreh yang mengendap di bawah jembatan. Sehingga menimbulkan bau busuk yang di sebabkan tumpukan sampah. Jika sampah menumpuk, maka selain bisa menjadi pencemaran akan menyebabkan banjir.
Seperti halnya di sungai Sroyo, sungai dijadikan tempat membuang sampah rumah tangga. Sehingga di bawah  jembatan  seharusnya bersih dari sampah, kini semakin menumpuk. Terlihat sejumlah sampah keluarga seperti popok anak kecil dan sampah rumah tangga di bungkus tas kresek dan dibuang ke sungai. Di tambah lagi pohon bambu yang tersangkut di bawah jembatan, menghambat aliran arus sungai.Akibatnya, aliran sungai yang airnya mulai mengecil terlihat banyak sampah yang menumpuk. Latar belakang inilah yang kemudian menggerakkan TNI, relawan, masyarakat, berbaur bersama membersihkan sampah yang ada di Sungai Sroyo, Desa Sroyo.Masyarakat harus disadarkan untuk tidak membuang sampah ke sungai. Karena sungai bukan tempat sampah. Jadi harus mendapat perhatian bagi semua orang,” ujar H. Pratama Heru K, Camat Jaten.
Menurut Heru acara bersih-bersih sungai ini sudah sering dilakukan secara bersama-sama baik perangkat desa maupun warga. Banyaknya sampah yang di buang oleh orang dari luar dusun Kanten. Ada juga pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang juga sering membuang sampah di sungai.
Sampah yang banyak di buang di saluran sekitar jembatan ini merupakan sampah kiriman dari atas. “Biasanya yang membuang sampah ke sungai ini banyak pegawainya, kadang berpakaian seragam naik motor berhenti membuang sampah yang di bawa dari rumahnya,”jelas Kepala Desa Sroyo H. Yulianto. S.T.
Beruntung, kini tidak banyak lagi masyarakat yang melakukan kegiatan mencuci di sungai. Karena sudah ada air bersih dari sumur. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan TNI, beberapa relawan seperti dari BPBD Karanganyar, relawan Jalak Lawu dan masyarakat sekitar, perangkat desa.
Kadus Dusun Kanten Sugiyamto mengakui selama ini sampah yang ada di sungai dan selokan sekitar jembatan ini cukup banyak. Padahal warga yang rumahnya di sekitar sungai ini sudah tidak membuang sampah di sungai,” ujarnya.
Setelah sampah ini dibersihkan, pihaknya berharap warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai. Apalagi yang ikut bersih-bersih ini juga dari luar desa. Sehingga kami minta untuk warga Dusun Kanten sendiri tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai,”pungkasnya.

Peran Aktif Babinsa Dalam Merawat Alam Semesta

Post by On Saturday, January 12, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Babinsa koramil 15/Jatiyoso Kodim Karanganyar Serda wahyu bersama-sama dengan Siswa dan warga masyarakat melaksanakan penghijauan dengan cara menanam pohon, banyak cara dilakukan untuk melestarikan alam. Melestarikan alam dapat juga dilakukan dengan menjaga alam sekitar kita, di Indonesia sudah banyak organisasi yang bertujuan untuk melestarikan alam, tapi sayangnya masyarakat kurang peduli dalam melestarikan alam sekitarnya sendiri. Kamis (10/01/19)

Anggota Babinsa Koramil Jatiyoso mengajak warga masyarakat khususnya para remaja untuk ikut berpartisipasi dalam melestarikan alam semesta dengan cara Menanam pohon sebanyak-banyaknya, Membuang dan mengelolah sampah dengan sebaik-baiknya, Melindungi hewan-hewan disekitar kita, Menjaga kebersihan lingkungan, Mengurangi polusi, Meningkatkan kepedulian kita terhadap alam.

Semua yang kita lakukan untuk alam semesta kita, sekarang bumi kita sudah semakin tua dan samakin rapuh, maka sudah seharusnya kita jaga dan kita rawat. Agar bumi ini tetap lestari, sebagai masyarakat yang peduli terhadap alam sekitar kita wajib melestarikan dan menjaga alam sekitar kita supaya bumi yang kita tinggali ini dapat berdiri dengan kokoh terhindar dari segala ancaman bencana.

Pelatihan PBB dan LDK Untuk Membentuk Kedisiplinan, Bertanggungjawab dan Jiwa Korsa

Post by On Saturday, January 12, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net – Pelatihan PBB dan LDK untuk membentuk postur yang tegap dan tangkas serta menanamkan kedisiplinan, bertanggung jawab dan jiwa korsa. Tidak hanya itu, Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini diberikan  oleh pelatih dari TNI Kodim 0727/Karanganyar Serma Sunardin dan Serka Suprapto Usodo untuk melatih Satpol PP dalam LDK tersebut di BLK Bangsri Karangpandan. Kamis (10/01/19)

Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Satpol PP. LDK biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu LDK Fisik dan LDK Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Dalam LDK Fisik ini peserta dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi, terlebih selama mengikuti 3-5 hari LDK. Beberapa peraturan yang pada umumnya diterapkan dalam LDK ialah :

Selama pelaksanaan LDK, peserta harus hadir di tempat LDK tepat waktu. Kebersamaan ialah hal yang amat diperhatikan selama pelaksanaan LDK. Jika ada satu peserta saja yang tidak membawa air minum, saputangan, topi, ataupun atribut-atribut lainnya yang telah ditetapkan, maka seluruh pesertalah yang akan menanggung hukumannya.

Setiap peserta wajib mematuhi seluruh peraturan dan perintah yang diberikan oleh tim pemberi LDK. Jika tidak, maka kepadanya akan diberikan hukuman, dan
Kebersamaan juga diterapkan apabila ada salah satu peserta LDK yang melakukan kesalahan,”terang Serma Sunardin.

Babinsa Tak Henti Peduli Dan Terus Berkarya Demi Kemajuan Desa Binaan

Post by On Thursday, January 10, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Warga merasa bangga dengan melihat hasil kerja Babinsa setempat Serma Abdul Kharis anggota Koramil 04 Jaten dan warga, karena sudah berjalan sesuai dengan harapan.

"Pengerjaannya tak mengenal lelah dan pantang menyerah, berkat kerja keras seluruh warga dan antusiasme mereka dalam berpartisipasi aktif melaksanakan pengecoran jalan di dusun secara bergotong royong dan Babinsa hadir untuk senantiasa peduli dengan kegiatan apapun diwilayah binaan. Serta menjaga keharmonisan dengan warganya,"ujar Serma Abdul Kharis.

Jalan yang memadai adalah salah satu sarana penting di dalam dusun, karena memperlancar perjalanan masyarakat sehari-hari terutama dalam kegiatan perekonomian. Menjelang musim hujan banyak jalan yang rusak dan memerlukan perbaikan, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang menyebabkan kecelakaan karena jalan licin atau kondisi jalan tak bagus dengan turunnya air hujan.

"Menjaga hubungan baik dengan warga di wilayah binaan salah satunya dengan rasa peduli dan wujud nyata yaitu membantu secara langsung di setiap kegiatan warga,"tegas Danramil 04 Jaten Kapten Dwi Wahyu.

Peran Aktif Babinsa Koramil Colomadu Dalam Meredam Pengaruh Tehnologi

Post by On Monday, January 07, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Menghadapi arus globalisasi ssaat ini yang demikian dahsyat, kita harus bisa meredam pengaruh buruk tehnologi terutama yang menyerang anak anak dan remaja.

Sertu Yohanes Wiwit Sriwiyanto Babinsa Desa Gedongan Koramil 16/Colomadu merasa turut terpanggil dan bertanggung jawab untuk berperan aktif dalam meredam pengaruh tehnologi tersebut, Senin (07/01/2019)

Seperti yang dilakukannya di wilayah binaannya bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Iskak mereka bersama sama memberikan pengarahan kepada murid murid kelas 5 dan 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Gedongan, agar tidak kecanduan terhadap gadget yang selain bisa merusak kesehatan mata juga dapat membuat mereka kurang bersosialisasi dengan lingkungan.

Karakter Sertu Wiwit yang dikenal humoris dan ramah tersebut tak pelak lagi membuat murid murid tertawa terpingkal pingkal. Sesekali Sertu Wiwit juga memberikan hadiah kepada murid yang bisa menyebutkan nama nama pahlawan dan pertanyaan seputar sejarah bangsa, sehingga secara tidak langsung akan tertanam jiwa nasionalisme dalam diri mereka.

Seperti ditekankan oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf M.I. Muchtar beberapa waktu lalu bahwa "Babinsa harus bisa menjadi motivator kepada warganya dalam segala hal".

Bantuan Sembako Pada Warga, Bukti Nyata Anggota Koramil Jaten Peduli Sesama

Post by On Saturday, January 05, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Babinsa desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Serka Basrowi yang sekaligus anggota Koramil 04 Jaten dan Babinkamtibmas Brigadir Heru K anggota Polsek Jaten melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu. Hal ini dilakukan Babinsa dan Babinkamtibmas secara rutin agar senantiasa peka terhadap perkembangan situasi yang ada, dan diharapkan bisa membantu  kesulitan warga diwilayah binaanya.

Melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu merupakan inisiatif pribadi atas dasar keiklhasan untuk meringankan beban sesama.

“Babinsa bukan hanya sebagai aparat yang ditugaskan dalam melakukan pembinaan di desa binaan masing masing, akan tetapi Babinsa juga harus peduli dengan warganya yang kurang mampu, sehingga apabila masyarakat sudah sejahtera otomatis pembinaan akan berhasil,” tutur Basrowi.
Sementara itu Salahudin yang tinggal di dusun Banaran RT 04/ RW 06 desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian Babinsa yang memberikan perhatian kepada dirinya dan masyarakat lain.

“Batuan yang diberikan Babinsa bukan dinilai dari harganya, akan tetapi kami masyarakat merasa senang dan bangga kepada Babinsa atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat,"ungkap Salahudin.

Ini Yang Dilakukan Babinsa Dalam Membina Mental Generasi Muda

Post by On Friday, January 04, 2019


KARANGANYAR,Wartosolo.net  - Dalam setiap usaha dan upaya yang dilakukan baik oleh perorangan maupun lembaga tidak terlepas dari sasaran dan tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan tersebut, begitu juga dengan pembinaan mental generasi muda seperti yang dilaksanakan oleh Sertu Agus Sutopo dan Serda Supranoto anggota Koramil 09/Ngargoyoso, (Jumat, 04/01/2019).
 
Perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat akan mempengaruhi mental generasi muda yang masih labil, dan biasanya hal itu akan menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan para remaja. Dorongan-dorongan mental yang negatif diharapkan dapat diminimalisir dengan semakin nyatanya pembinaan mental generasi muda yang ada dalam masyarakat, dunia pendidikan dan juga lingkungan pergaulan remaja sendiri.
 
Masalah dekadensi moral atau kemerosotan moral yang sampai saat ini masih menjadi “Hantu” bagi semua lapisan masyarakat merupakan sesuatu yang sangat memprihatinkan. Untuk itu! “tugas kita semua untuk memberikan dorongan yang jelas terhadap kebaikan dan masa depan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Sehingga tidak akan timbul prilaku yang negatif yang dilakukan oleh generasi penerus bangsa, tidaklah adil jika semua kesalahan yang telah dilakukan pemuda penerus bangsa mutlak kesalahan mereka sendiri. Namun tanggung jawab tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama seluruh lapisan masyrakat, maka dari itu keseluruhan komponen yang ada dalam masyarakat harus dapat bekerjasama dalam membina mental generasi muda,”terang Agus.
 

Bantuan Kursi Roda, Bukti Nyata Babinsa Peduli Terhadap Sesama

Post by On Saturday, December 29, 2018


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Babinsa Desa Jatiharjo Koramil 14/Jatipuro Kodim 0727/Karanganyar Serma Triyono, sebagai pejabat baru setingkat dengan Kepala Desa telah melakukan silahturahmi dan komunikasi sosial ( komsos) dengan semua komponen warga masyarakat di wilayah Desa binaannya, yakni Desa Jatiharjo Kecamatan Jatipuro merupakan wilayah Koramil 14/Jatipuro. (Jumat 28/12/2018)

Nenek Wakinah (90 th) sudah beberapa bulan yang lalu terbaring di tempat tidurnya, karena jatuh terpeleset dan tidak bisa berjalan, nenek Wakinah tinggal di Dusun Pundung Rt 12/05 Desa Jatiharjo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar dengan putranya (Bapak Warino) yang sehariannya bekerja sebagai buruh tani, akan tetapi bapak Warino tetap semangat dan sabar dalam merawat ibunya (nenek Wakinah) yang sudah berusia 90 tahun.

Babinsa Desa Jatiharjo Koramil 14/Jatipuro_Kodim 0727/Karanganyar Serma Triyono, kurang lebih sudah 8 (delapan) bulan menjabat Babinsa di Desa Jatiharjo, proaktif didalam melaksanakan tugasnya sebagai Babinsa dan hampir semua kegiatan warga masyarakat di wilayah selalu hadir dan bergotong royong bersama warga masyarakat.

Babinsa Desa Jatiharjo Koramil 14/Jatipuro. Serma Triyono, telah memberikan bantuan kursi roda dan sembako kepada nenek Wakinah (90 th) dengan tujuan agar kursi roda tersebut dapat bermanfaat untuk nenek Wakinah dengan menggunakan kursi roda tersebut nenek Wakinah dapat menikmati udara segar." Ungkap Serma Triyono.

Srikandi Kodim 0727/Karanganyar Kembali Harumkan Nama Kabupaten Karanganyar

Post by On Friday, December 28, 2018


KARANGANYAR,Wartosolo.net - Gelaran Kejuaraan Panahan Open Archery Competition Kendal Tournament 2018 yang di gelar selama tiga hari yakni Jumat - Minggu (21-23 Desember 2018) bertempat di Lapangan Brimob jalan KH. Asyari, Binangun, Plantaran Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal Jawa Tengah telah usai, Jumat (28/12/2018).
Klub Panahan Ardadedali Kodim 0727/Karanganyar Archery Kabupaten Karanganyar tampil perdana dan meraih sukses sesuai yang diharapkan dengan mendulang 2 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu.
Kejuaran Panahan Open Archery Competition Kendal Open Tournament 2018 yang diikuti 500 Archer yang berasal dari berbagai klub yang ada di Indonesia, sangat antusias dan bersemangat dalam melepaskan anak panahnya.
Turun di kelas U12 jarak 30 meter dan 50 meter Divisi Compound Putri : Adila Hermulia Putri (Putri Babinsa Lalung Koramil 01/Karanganyar Serma Hermawan Tjahjanto) dan Divisi Standar Bow/ Nasional Jarak 15 meter dan 20 meter, Yeza Italiana Juliantika serta Divisi
Standar Bow/ Nasional Pemula Putra dan Putri yang diwakilkan David Bhagas Muhammad Fardhan dan Theresia Maharani Ayu Wardhani.
"Saya salut dan bangga dengan kerja keras para Archer Ardadedali Kodim 0727/Karanganyar Archery yang begitu tenang menghadapi lawan yang cukup berat. Ini merupakan awal yang baik, dan kami berharap kesuksesan ini bisa diikuti atlet dari cabang olahraga lainnya," ungkap Komandan Kontingen Ardadedali Archery Novianton Yudis Setyawan.
Lebih lanjut mewakili Pelatih dan Official Ardadedali Suparmo Mothang juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dari segi moril dan materiil, sehingga mendatang para Archer Ardadedali Kodim 0727Karanganyar dapat menuai prestasi yang lebih tinggi di kancah nasional dan Internasional,”terangnya.