Contact Form

Name

Email *

Message *

Blog Archive

Popular Posts

Kunjungi Website Kami

Kategori

Total Pageviews

Babinsa Berperan Aktif Dalam Meningkatkan Hasil Panen

Post by On Tuesday, April 09, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 12 Simo Kodim 0724/Boyolali Serda Supardi membantu petani Desa Pentur Kecamatan Simo Ibu Rajinem (40) dalam memanen hasil tanaman padi di lahan miliknya.Selasa (8/4). 

Sebagai salah satu tugas Babinsa adalah pendampingan Upaya Khusus (Upsus) pertanian sesuai MOU antara Kementan dan Panglima TNI beberapa waktu yang silam. Dalam rangka membantu dan mensukseskan program pemerintah pusat  meningkatkan program swasembada pangan nasional khususnya padi atau beras kita patut mensyukuri banyaknya lahan yang panen padi dibeberapa wilayah di Kabupaten Boyolali.

Semoga hasil kerja dan jerih payah selama ini dari petani dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Terlepas dari itu semua patut kita apresiasi kerja keras para Babinsa  selaku petugas pendampingan  kelompok tani yang mana sudah berjalan cukup efektif dilapangan, begitu juga para penyuluh dan instansi yang terkait dalam upsus pertanian ini utamanya padi, sehingga harapan kedepan hasil panen yang didapat sebanyak 6-8 Ton/Ha saat ini kedepan dapat lebih ditingkatkan.

Semua yang menjadi harapan dan kerja keras dalam rangka upsus pertanian selama ini selayaknya memang untuk kesejahteraan para petani penggarap lahan dan memberikan manfaat langsung kepada keluarganya.

Penutupan TMMD Di Ujung Utara Boyolali

Post by On Wednesday, March 27, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman S.I.P., M.H memimpin upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa ( TMMD ) Sengkuyung Tahap I tahun 2019 yang dilaksanakan lapangan Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Desa Ngleses merupakan salah satu desa yang terletak paling utara dari Kabupaten Boyolali yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwodadi. Rabu (27/03).

Dalam kesempatan tersebut Komandan Kodim 0724/Boyolali membacakan amanat Kasad , yang menyatakan bahwa Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan, 
Setelah kegiatan upacara selesai Komandan Kodim 0724/Boyolali didampingi oleh rombongan Forkopimda Boyolali berkesempatan meninjau lokasi pelayanan kesehatan Gratis bagi masyarakat dan pasar murah yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boyolali serta pemotongan pita tanda berakhirnya TMMD Sengkuyung tahap I di Desa Ngleses Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.
TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2019 di Kabupaten Boyolali ini telah menyelesaikan sasaran fisik berupa betonisasi jalan bertulang sepanjang 250 Meter, lebar 4 Meter dengan ketebalan 0,2 Meter yang menghubungkan Desa Ngleses dengan desa sekitarnya yang bahkan berbatasan langsung dengan Kabupaten Purwodadi , ditambah dengan Rehap Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit. 
Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman, S.I.P.,M.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah membantu program TMMD ini sehingga semua bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

babinsa Bantu PPL Laksanakan Pengubinan Lahan Jagung

Post by On Wednesday, February 13, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Para Babinsa Kodim 0724/Boyolali sampai kini masih terus melaksanakan pendampingan upaya khusus pertanian, seperti yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 15 Andong Sertu Sugiyono dan Serda Slamet yang membantu melakukan pengubinan yang dilaksanakan bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) di Desa Beji Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali.Selasa ( 12/02)

Kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa di wilayah bersama PPL adalah untuk mengetahui berapa besarnya potensi panen jagung yang ada di wilayah Desa Beji Kecamatan Andong. Sesuai yang disampaiakan oleh petugas PPL Bp. Sapto Nugroho jenis jagung yang diubin kali ini adalah jenis Hibrida P 21 dengan hasil ubinannya sebanyak 30 tongkol jagung dengan berat 71,5 Kg.

Disampaikan oleh Sertu Sugiono bahwa hasil ubinan yang didapat sudah termasuk bagus untuk wilayah Desa Beji, diharapkan kerjasama seperti ini dapat menjadi sumber motivasi bagi petani dan masyarakat lainnya untuk lebih giat dan berpartisipasi dalam membantu pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang saat ini sedang digalakkan, data yang didapat akan dicatat dan dilaporkan ke Dinas Pertanian Boyolali oleh petugas PPL.

Sutarji selaku pemilik lahan yang juga anggota Kelompok Tani Sumber Rejeki  mengungkapkan, kegiatan pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Babinsa kepada masyarakat petani setempat sungguh memberikan hasil positif di masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.

"Kami mengharapkan kerja sama petani dan TNI dalam bidang pertanian terus dilanjutkan demi menciptakan ketahanan pangan, juga kemandirian bagi
masyarakat, sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bapak Babinsa dan petugas PPL atas kerja samanya selama ini " ucapnya.

Kodim Boyolali Rangsang Semangat Bertani Dengan Panen Jagung Bersama

Post by On Wednesday, January 30, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Kodim 0724/Boyolali melaksanakan panen jagung varietas P35 di lahan seluas kurang lebih 3 Hektare dengan memanfaatkan lahan yang berada di Demlot tanaman jagung Kodim 0724/Boyolali di Surodadi Kalurahan Siswodipuran RW 14 Rt 05 Jln Perintis Kemerdekaan Boyolali.Rabu (30/01).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut seluruh Danramil jajaran Kodim 0724/Boyolali, Ketua dan Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV Dim 0724/Boyolali, serta anggota Kodim 0724/Boyolali sekalian.


Dandim 0724 Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH menjelaskan pelaksanaan panen jagung di lahan milik Kodim 0724/Boyolali ini bertujuan merangsang semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada. Karena jagung, merupakan salah satu produk unggulan di Kementerian Pertanian, selain padi dan kedelai. “Jagung menjadi satu dari tiga produk unggulan program prioritas di Kementrerian Pertanian,” ujar Dandim.


Hal itu harapnya dapat mendorong seluruh petani, untuk memanfaatkan lahannya dalam mengembangkan tanaman pangan bermanfaat, di samping padi dan kedelai.
“Kami dari TNI bersama dengan instansi terkait selalu siap memberikan pendampingan kapan saja kepada masyarakat agar lebih giat. Jangan hanya sebatas kata kata saja,Tapi, ada aksi nyata yang kita lakukan di lapangan,” pungkasnya.


Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Kamami menjelaskan varietas P35 yang bibitnya itu memiliki kualitas tinggi serta harga jual yang sangat bagus. “Panen jagung ini diharapan mendorong petani bisa mencari varietas serta alternatif lain, tidak harus selalu fokus pada tanaman padi,” ungkapnya.


Kapten Inf Kamami juga mengatakan bahwa Kabupaten Boyolali sangat potensial dan dari segi luasnya lahan dan kesuburan tanahnya, kami optimis kabupaten ini bisa menjadi central tanaman pangan atau bisa dibilang menjadi salah satu kabupaten lumbung pangan nasional. Intinya ada tidak keinginan dari petani memanfaatkan lahannya,

Pelibatan TNI - Polri Dalam Program KBBT Wilayah Boyolali

Post by On Wednesday, January 30, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Pelaksanaan Karya Bhakti Boyolali Tersenyum Tahap I Ta 2019 yang baru dibuka di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali mendapat dukungan warga termasuk TNI (Kodim 0724/Boyolali) dan Polri (Polres Boyolali).Selasa (29/01).

Semangat kebersamaan dan kemanunggalan ditunjukkan dalam setiap kegiatan KBBT Tahap I ini, baik itu antara warga masyarakat maupun dengan TNI Polri yang juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) tahap I tahun anggaran 2019  mulai digulirkan oleh Pemkab Boyolali dengan ditandai upacara pembukaan KBBT pada hari Rabu tanggal 23 januari 2019 di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.

Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH membuka langsung pelaksanaan upacara KBBT ini, Selama 30 Hari kedepan mulai tanggal 23 januari sampai dengan 21 Februari 2018 program KBBT tahap I ini akan menyasar pada betonisasi jalan sepanjang 800 Meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 0,12 Meter serta pembuatan talud sepanjang 175 Meter tinggi total 2 Meter. Betonisasi jalan dalam program KBBT kali ini merupakan jalan penghubung antar dukuh-dukuh dan Desa Sidomulyo Ampel.

Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan mencapai Rp.415 Juta Rupiah menggunakan sumber dana dari APBD Kabupaten Boyolali dan Swadaya dari masyarakat sebesar Rp 30,1 Juta rupiah. 
Sementara itu Danramil 5 Ampel Kapten Cba Joko Prasetyo mengatakan, kegiatan KBBT membangkitkan kembali semangat gotong royong dalam masyarakat karena dalam kegiatan ini, seluruh komponen bangsa mulai dari pemerintah, TNI, Polri hingga warga masyarakatnya akan dilibatkan dalam kegiatan. Semoga program KBBT ini bisa terus dilaksanakan di daerah daerah di Boyolali yang masih memerlukan uluran tangan dari pemerintah dan semuanya demi kemajuan desa dan warganya.

Danramil Wonosegoro Terjun Langsung Mengecek Lokasi Bencana Longsor

Post by On Monday, January 28, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Danramil 17 Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali Kapten Arh Iswadi Yusuf bersama Babinsa dan masyarakat melaksanakan pengecekan langsung lokasi longsornya jaringan saluran irigasi di Desa Karangjati Kecamatan Wonosegoro kabupaten Boyolali.Senin (28/01)

Dalam pengecekan tersebut Danramil sempat mendapat laporan dari salah satu warga dan diteruskan oleh Babinsa Serma Mustaqim yang menyampaikan situasi dan kondisi saluran irigasi yang ambrol atau longsor karena konstruksi yang sudah tidak memadai, bisa juga disebabkan curah hujan yang tinggi menyebabkan konstruksi saluran irigasi tidak mampu menahan aliran air yang deras.

Menanggapi hal tersebut Danramil akan segera mengadakan koordinadi secepatnya kepada pihak desa dan instansi terkait. Menginggat musim hujan telah tiba. Di khawatirkan apabila tidak di tangani secepatnya maka bisa merugikan warga terlebih para petani yang ada di wilayah tersebut.

Pada kesempatan itu pula Danramil mengajak dalam perbaikan tanggul kalo bisa melibatkan warga dan koramil. Intinya Danramil mengajak kepada masyarakat desa agar budaya gotong royong di hidupkan lagi.

Wujud Perhatian Kepada Warganya, Babinsa Berikan Sembako

Post by On Saturday, January 26, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Babinsa Koramil 8 Banyudono Kodim 0724/Boyolali Serma Agus Satoto menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bingkisan berupa sembako kepada warga binaannya yang membutuhkan yakni Mbah Sulinah yang tinggal bersama cucunya beralamatkan Dukuh sarimulyo Rt 19 Rw 03 Desa Sambon Kecamatan Banyudono. Jumat (25/01).


Ia sengaja datang langsung ke rumah warga binaannya yang membutuhkan , dengan tujuan untuk memberikan semangat dan dukungan moril, serta sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawabnya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Hal ini juga merupakan inisiatif pribadinya sebagai seorang Babinsa.



“Karena tentunya sebagai Babinsa, kami harus selalu peduli dan perhatian terhadap warga binaan,” ujar Serma Agus dengan mantap.


Ditempat terpisah Danramil 8 Banyudono Kapten Inf Sri Suraya juga mengapresiasi anggotanya yang peduli dengan apa yang terjadi di wilayah binaannya, dengan begitu maka para Babinsa akan selalu dinanti kehadirannya oleh warga di wilayah binaannya masing-masing.

Serma Agus Satoto juga berharap kepada masyarakat atau warga yang diberi kelebihan agar turut serta peduli dengan warga kurang mampu yang ada disekitar kita dan seyogyanya kita dapat membantu meringankan beban yang dihadapinya.

Satpol PP Boyolali Dilatih PBB Anggota Kodim Boyolali

Post by On Saturday, January 26, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Boyolali ditingkatkan kemampuan baris berbarisnya oleh anggota Kodim 0724/Boyolali. Pelatihan tersebut dimaksudkan guna meningkatkan kemampuan anggota para petugas perangkat Pemerintah Daerah dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta menegakkan Peraturan Daerah di Boyolali ini. Pelaatihan yang diikuti 25 anggota Satpol PP di Komplek Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolali. Jumat (25/01).

Anggota Satpol PP dilatih dua anggota Kodim Boyolali dari staf Operasi Kodim 0724/Boyolali yakni Serda Suyamto dan Serda Sunarno. Anggota Satpol PP dengan penuh semangat melaksanakan berbagai materi PBB yang diberikan pada latihan ini.

Pelatihan tersebut bertujuan agar anggota Satpol PP Kabupaten Boyolali semakin sigap dan terampil dalam pelaksanaan PBB. Materi yang diberikan diantaranya gerakan di tempat, gerakan berjalan, juga berbagai improvisasi barisan dalam PBB meliputi penghormatan yang benar. Selain itu juga diajarkan jalan ditempat, hadap kanan, hadap kiri dan periksa kerapian serta masih banyak lagi.

Latihan PBB bersama anggota Kodim 0724/Boyolali ini juga akan bertahap, bertingkat dan berlanjut sampai anggota Satpol PP menguasai dalam pelaksanaan PBB, selain itu juga untuk meningkatkan kedisiplinan anggota Satpol PP dan memupuk jiwa korsa.

KBBT Pertama Tahun 2019 Sasar Desa Sidomulyo, Ini Alasannya

Post by On Wednesday, January 23, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Karya Bhakti Boyolali Tersenyum (KBBT) tahap I tahun anggaran 2019 mulai digulirkan oleh Pemkab Boyolali dengan ditandai upacara pembukaan KBBT pada hari ini di Desa Sidomulyo Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.Rabu (23/01).

Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH membuka langsung pelaksanaan upacara KBBT ini, dengan dihadiri Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH , kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro S.H S.I.K serta jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali dan warga masyarakat Desa Sidomulyo Ampel.

Selama 30 Hari kedepan mulai tanggal 23 januari sampai dengan 21 Februari 2018 program KBBT tahap I ini akan menyasar pada betonisasi jalan sepanjang 800 Meter, lebar 3,5 Meter, dan tebal 0,12 Meter serta pembuatan talud sepanjang 175 Meter tinggi total 2 Meter. Betonisasi jalan dalam program KBBT kali ini merupakan jalan penghubung antar dukuh-dukuh dan Desa Sidomulyo Ampel.

Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan mencapai Rp.415 Juta Rupiah menggunakan sumber dana dari APBD kabupaten Boyolali dan Swadaya dari masyarakat sebesar Rp 30,1 Juta rupiah. Kepala Desa Sidomulyo Ampel menjelaskan ,pembangunan jalan di desa setempat diharapkan mampu memperlancar ekonomi warga.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali juga mengimbau agar pembangunan yang akan terwujud nantinya dapat dijaga dengan baik.Sebab hal ini salah satu upaya Pemkab Boyolali memperlancar pertumbuhan ekonomi dan kemajuan di desa-desa.

Dalam pelaksanaan program KBBT kali ini untuk pembangunan betonisasi dan RTLH akan dilaksanakan oleh Anggota Kodim 0724/Boyolali, Polres Boyolali dan dibantu oleh warga setempat. Pelaksanaan program ini juga merupakan salah satu wujud kemanunggalan antara TNI/Polri dan warga masyarakat.

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Simo Bantu Petani Bersihkan Gulma

Post by On Wednesday, January 23, 2019


BOYOLALI,Wartosolo.net - Kodim 0724/Boyolali sampai kini masih terus melaksanakan pendampingan upaya khusus pertanian, seperti yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 12 Simo, Kodim 0724/Boyolali Serka Supardi yang membantu melakukan penyiangan tanaman padi di Dukuh Pentur Desa Pentur Kecamatan Simo. Rabu (23/01).

Kegiatan pendampingan pembersihan gulma dan rumput liar di lahan seluas satu hektar yang ditanami padi varietas IR64 berumur 60 hari milik Mbah Sariyem ini dilakukan secara manual.
Di sela-sela kegiatan, Serda Supardi menuturkan, pembersihan rumput liar atau gulma pada tanaman padi merupakan bagian dari perawatan tanaman padi. Keberadaan gulma ini tidak bisa dibiarkan karena sangat mengganggu tanaman induk (padi) terlebih pada masa pertumbuhan.

Masih tutur Babinsa, pembersihan gulma dapat dilakukan melalui penyiangan secara berkala, baik manual maupun semi mekanik. Bisa juga dengan penyemprotan menggunakan herbisida tertentu yang sudah direkomendasikan PPL atau BPP Dinas Pertanian.

Gulma ini harus dibasmi, bila tidak akan mengakibatkan tanaman padi kekurangan unsur hara, air dan cahaya bahkan menghambat perkembangan anakan tanaman padi yang berdampak pada menurunnya produksi hasil panen. Di sini pentingnya perawatan dan pemantauan tanaman padi untuk mengetahui lebih awal apabila ada gulma ataupun tanaman yang sakit sehingga bisa dengan segera diatasi,” ungkap Babinsa.

Seperti kita ketahui bersama, keberadaan rumput atau gulma merupakan salah satu kendala bagi para petani dalam memperoleh hasil panen yang optimal. Persaingan gulma dengan tanaman utama (padi) dalam proses pertumbuhan hingga masa pematangan sangat besar sekali pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen.

Semoga dengan adanya Babinsa yang turut serta membantu petani di wilayah binaannya dapat meningkatkan ketahanan wilayah yang nantinya juga mampu meningkatkan ketahanan pangan nasional kita.