Contact Form

Name

Email *

Message *

Blog Archive

Popular Posts

Kunjungi Website Kami

Kategori

Total Pageviews

Guna Keamanan Lingkungan Tetap Terjaga, Puluhan Linmas Di Beri Pelatihan Oleh TNI

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net – Bertempat di pendopo balai Kelurahan Gedong Kecamatan Pracimantoro telah dilaksanakan kegiatan pelatihan Penguatan dan peningkatan kapasitas Linmas yang diikuti 37 orang linmas. Selasa (22/10).
Hadir kegiatan tersebut Kepala kelurahan Gedong Tamsis. Sekdes Gedong Sucipto S.Sos. Babinsa Koramil 13/Pracimantoro Serda Nardi. Polsek Pracimantoro Aiptu Agus. Perangkat Kelurahan Gedong. Linmas 37 orang.
Tamsis selaku Lurah Gedong menyampaikan kegiatan ini telah saya agendakan bagi anggota LINMAS kelurahan gedong dengan mengundang Babinsa kelurahan gedong dari Koramil Pracimantoro Sersan dua Nardi untuk memberikan pengarahan sekaligus pembekalan materi, sehingga anggota linmas lebih baik, disiplin dan semangat.
Pembekalan materi yang di sampaikan Babinsa kelurahan gedong sersan dua Nardi. Fungsi linmas yaitu membantu memelihara dan meningkatkan kondisi dan tata tertib di kalangan masyarakat. Membantu masyarakat menanggulangi dan mengurangi akibat yg di timbulkan oleh gangguan keamanan dan bencana alam, yang mengakibatkan kerugian jiwa dan harta benda.
Membantu membina masyarakat untuk mempertinggikan kesadaran hukum,daya tahan serta daya lawan masyarakat dlm mencegah dan menghadapi segala macam pelanggaran dan kejahatan. Fungsi linmas juga memberikan perbantuan kepada pemerintah daerah/desa, kepolisian dlm memelihara ketentraman dan ketertiban umum. Perbantuan kepada TNI dalam upaya pertahanan negara dan perbantuan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan didesa/kelurahan.
Untuk menciptakan ketentraman,ketertiban dan keamanan di lingkungan, Linmas harus bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas melalui koordinasi kepala desa setempat selaku pengendali langsung linmas. Melalui pelatihan ini diharapkan satuan Linmas kelurahan gedong akan semakin mantap dan menjadi lebih baik, dlm menjalankan tugas taggung jawabnya dlm menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Pegang teguh sumpah/ janji linmas di hafalkan dan di pedomani.
Sambutan Polsek Pracimantoro Aiptu Agus. Sudah banyak yang di sampaikan Babinsa, intinya fungsi Linmas membantu melimelihara dan meningkatkan keamanan lingkungan desa/kelurahan.
Linmas harus tanggap dan bijak dalam menangani jika di desa/kelurahan ada suatu yang tidak di inginkan misalnya ada pencurian dan bencana alam seorang linmas harus berkoordinasi dengan Babinsa /babinkamtibmas agar semua masalah cepat di selesaikan. (Pendim 0728/Wng)

Jaga Ketahanan Fisik, Anggota Kodim 0728/Wonogiri Laksanakan Hanmars

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net  - Guna memelihara ketahanan fisik dan jiwa Korsa (korp satuan) prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri menggelar kegiatan ketahanan mars (Hanmars) yang diikuti ratusan personel yang dilaksanakan disekitaran stadion pringgodani, Selasa(22/10).
Sebelum melaksanakan kegiatan Hanmars, anggota Kodim 0728/Wonogiri melaksanakan pengecekan kesehatan oleh anggota Klinik Pratama Kartika-28 Kodim Wonogiri, setelah itu dipimpin oleh Batiops seluruh anggota melaksanakan senam peregangan.
Pasiops Lettu Inf Toto Mardoyo menyampaikan, Hanmars merupakan bagian dari pembinaan jasmani Militer (Binjasmil) yang merupakan salah satu materi dari agenda rutin akhir bulan atau yang dikenal dengan Minggu Militer.
Minggu Militer merupakan agenda satuan, yang rutin dilaksanakan pada setiap bulan. Tujuanya agar para prajujrit TNI tetap terjaga kemapuan olah keprajuritan maupun kesegaran jasmani yang tak kalah penting adalah moril semangat serta jiwa Korsa sebagai anggota TNI.
Selain itu, kegiatan Minggu Militer ini dapat menunjang kegiatan sehari-hari para prajurit, walaupun sebagai satuan komando kewilayahan (Satkowil) sebagian besar personelnya adalah Babinsa yang setiap saat terjun dalam tugas kewilayahan, tidak boleh melupakan kemampuan dasar keprajuritan sehingga perlu di asah setiap saat," tuturnya.
"Latihan Hanmars, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan fisik bagi seluruh anggota Kodim 0728/Wonogiri. Dengan kondisi fisik yang sehat dan prima akan membuat setiap prajurit dapat melaksanakan tugas sehari-hari dengan baik," pungkasnya.(Pendim 0728/Wng).

Hindari Kendala Saat Digunakan, BaFourier Pimpin Pemeliharaan Senjata

Post by On Wednesday, October 23, 2019

WONOGIRI,Wartosolo.net  – Pemeliharaan dan pembersihan alutsista (alat utama sistem persenjataan) sudah seharusnya dilakukan, terlebih setelah melaksanakan menembak triwulan IV kondisi senjata yang digunakan sudah tentu harus dibersihkan secara teliti, Selasa(22/10).

Dengan dipimpin Bintara Fourir Kodim Wonogiri Sertu Kusnadi bersama dengan anggota Kodim 0728/Wonogiri membersihkan secara teliti dan detail, “Walaupun setiap selesai melaksanakan kegiatan dengan menggunakan senjata sudah di bersihkan, namun kita JUGA harus membersihkan ulang sampai bagian terdalamnya”, ujarnya.

Bintara Fourier menambahkan, bahwa pembersihan senjata adalah rutinitas, tidak hanya pada saat akan melaksanakan latihan saja.

Kapoktuud Kodim 0728/Wonogiri Pelda Kawit menyampaikan, pembersihan dan pemeliharaan senjata secara berkala bertujuan agar senjata mencapai usia pakai lama dan selalu siap untuk digunakan jika dibutuhkan, termasuk latihan menembak. Selain membersihkan bagian luar dari senjata tersebut, kami juga merawat bagian dalam senjata untuk menghindarkan macet/malfungsi pada saat nanti digunakan, (Pendim 0728/Wng).

Serka Ratno Jabat Dan Up Pada Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2019 Kecamatan Giriwoyo

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  – Selasa (22/10), telah dilaksanakan kegiatan upacara peringatan hari Santri yang dilaksanakan serentak diseluruh daerah, Kecamatan Giriwoyo melaksanakan upacara peringatan Hari Santri bertempat di halaman Pendopo Kecamatan Giriwoyo, bertindak selaku Inspektur Upacara Camat Giriwoyo H. Sariman. S.Sos., MM, Dan Up Serka Ratno dan Pa Up Serka Slamet.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat H. Sariman, S.Sos., MM, Danramil 08/Giriwoyo diwakili Serma Ferdian Arief W, anggota Polsek diwakili Aiptu Lukmanto, Kepala Dinas/Instansi Kec. Giriwoyo, Kades/Lurah se-Kec. Giriwoyo, Kepala SMP/MTs/SMA/SMK Kec. Giriwoyo, Ketua Ormas se-Kec. Giriwoyo, Penyuluh Agama Islam Non PNS Giriwoyo, Siswa/Siswi SMK PS 11 Giriwoyo.
Camat selaku Inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Agama RI pada Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2019, Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan tersebut merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berfatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sejak hari Santri ditetapkan pada tahun 2015, kita selalu menyelenggarakan peringatan setiap tahunnya dengan Thema yang berbeda. Secara berurutan pada tahun 2016 mengusung Thema 'Dari Pesantren Untuk Indonesia" tahun 2107 " Wajah Pesantren Wajah Indonesia" tahun 2018 " Bersama Santri Damailah Negeri". Untuk tahun 2019 mengusung Thema " Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia". Isi perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya Pesantren adalah Laboratorium Perdamaian.
Setidaknya ada 9 alasan dan dasar mengapa Pesantren layak disebut Laboratorium Perdamaian yaitu Kesadaran harmoni dan berbangsa. Mengaji dan mengkaji. Para santri biasa diajarkan untuk Khidmah (Pengabdian). Pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling membantu di kalangan santri. Gerakan komunitas seperti kesenian dan sastra tumbuh subur di Pesantren.
Lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar untuk membahas hal-hal yang remeh sampai yang serius. Merawat Khazanah kearifan lokal. Prinsip Maslahat (Kepentingan umum) merupakan pegangan yang sudah tidak bisa ditawar lagi oleh Bu kalangan pesantren. Penanaman spiritual.
Disamping alasan Pesantren sebagai Laboratorium Perdamaian, keterpilihan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB sejak tanggal 2 Januari 2019 hingga 31 Desember 2020, dimana Bargaining Position Indonesia dalam menginisiasi dan mendorong proses perdamaian dunia semakin kuat dan nyata, menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa, terutama kalangan santri Indonesia agar turut berperan aktif dan terdepan mengemban misi dan menyampaikan pesan -pesan perdamaian di dunia Internasional, (Pendim 0728/Wng).

Jajaran Forkopimcan se-Kabupaten Wonogiri Gelar Upacara HSN

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net - Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2019 digelar di beberapa Kecamatan se-Kebupaten Wonogiri,seperti yang berlangsung di lapangan mini Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/10/19).
Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 mengusung tema, “Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia”.
Hadir dalam Kegiatan Tersaebut Camat Ngadirojo Drs Agus hendradi MM. Danramil 03/Ngadirojo yang di wakili Pelda Sugiharto. Kapolsek Ngadirojo yang di wakili Iptu Askuri. Kepala Desa/lurah se-Kec.Ngadirojo. Kepala SD,SMP,MTS,SMK se-Kec. Ngadirojo. Ketua BKAD Kec. Ngadirojo Ketua Ormas se-Kec. Ngadirojo. Undangan dan Peserta Upacara lebih kurang 350 Orang.
Camat Ngadirojo Drs Agus hendradi MM. selaku inspektur upacara membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia mengatakan, Presiden Joko Widodo melalui keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari Santri Nasional.
Isu perdamaian diangkat berdasar fakta bahwa sejatinya Pesantren adalah laboratorium perdamaian.Ada sembilan fakta mengapa pesantren layak dan disebut sebagai laboratorium perdamaian.
Pertama, kesadaran harmoni dan berbangsa. Kedua, Metode mengaji dan mengkaji.
Ketiga, para santri bisa diajarkan untuk khidmah (pengabdian) Keempat, pendidikan kemandirian, kerjasama dan saling membantu dikalangan santri. Kelima, gerakan Komunitas seni sastra tumbuh subur di pesantren.
Keenam, lahirnya beragam kelompok diskusi dalam kelompok kecil maupun besar.
Ketujuh, merawat khasanah kearifan lokal. Kedelapan, prinsip maslahat (kepentingan umum) diutamakan. Kesembilan, penanaman tidak hanya masalah hukum Islam, tetapi meliputi santri yang selalu bersih hati.
Diakhir amanatnya Menteri agama Republik Indonesia menegaskan bahwa, “kita wajib bersyukur karena dalam peringatan hari santri nasional tahun 2019 ini terasa lebih istimewa dengan hadirnya Undang-undang nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren.”Dengan adanya undang-undang ini negara hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi dan fasilitasi kepada pesantren dengan tetap menjaga dan menjunjung tinggi keikhlasan dan kemandirian,” tegasnya.
“Selamat Hari Santri Nasional tahun 2019, Santri Indonesia Untuk Perdamaian Dunia,” pungkasnya. (Pendim 0728/Wng)

Demi Kelancaran Jalannya Upacara, Babinsa Bulusari Beri Pelatihan TUB

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - Babinsa Kelurahan Bulusari Koramil 22/Slogohimo Kodim 0728/Wonogiri Koptu Awaludin memberikan pelatihan TUB (Tata Upacara Bendera) dalam rangka memperingati hari Santri Nasional kepada petugas pengibar bendera bertempat di halaman MI Al Uswah Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wo nogiri. Senin (21/10) kemarin.

Pelatihan ini dilakukan agar kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Salah satu yang menjadi fokus utama dalam latihan hari ini adalah tentang tata cara menaikan Bendera Merah Putih.

Pelaksanaan upacara harus berjalan dengan khidmat, oleh karena itu kami hari ini melatih anggota banser tentang pelaksanaan upacara Bendera. Hal ini sangat perlu diajarkan agar nantinya pada saat pelaksanaan pengibaran Bendera dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah MI Al Uswah Kec Slogohimo Purwanti S.Pd Ketua Ansor Kec Slogohimo Srimulyono S.Pd.i. Ketua Banser Kec Slogohimo Joko Gajah. Perwakilan Siswa Siswi MI Al Uswah Slogohimo. (Pendim 0728/Wng)

Babinsa Koramil Slogohimo Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional

Post by On Wednesday, October 23, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - Bertempat di Halaman MI Al Uswah Kecamatan Slogohimo, telah berlangsung kegiatan Upacara Bendera Dalam Rangka Hari Santri Nasional Tanggal 22 Oktober 2019. Selasa (21/10/19).

Hadir dalam kegiatan tersebut.Camat Slogohimo Khamid Wijaya. Sekcam Slogohimi Sarosa. Danramil 22/Slogohimo Kpt A Yadiman yang di Wakili Babinsa Serma Muslimin. Ketua KUA Slogohimo Di wakili Staf Senianto. Babinsa Kel Bulusari Koptu Awaludin. Kepala Kelurahan Bulusari Bp Mulyono. Kepala UPTD Puskesmas SlogohimoDi wakili Ibu Ira Sarmanti. AMd. Keb. Kepala Desa Sekecamatan Slogohim. Kepala Sekolah MI Al Uswah Ibu Purwanti S.Pd. Ketua Ansor Kec Slogohimo Bp Sri Mulyono S.Pd. Ketua Banser Kec Slogohimo Joko Gajah. Perwakilan Para Santri dan Santri Wati Seluruh Kec Slogohimo Di hadiri sebayak kurang lebih 600 Orang

Inti dari Amanat Mentri Agama Republik Indonesiayang bacakan Camat Slogohimo selaku pembina upacara. Bahwa kita patut bersyukur karena dengan peringatan hari santri Nasional Th 2019 terasa istimewa dengan hadirnya UU Nomor 8 Th 2019 Tentang Pesantren.

Ini Memastikan bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan akan tetapi juga fungsi dakwah dan fungsi pengabdian masyarakat.

Dengan adanya UU ini negara hadir memberikan rekognisi, afirmasi dan fasilitas kepada pesantren demgan tetap menjaga kekhasan dan kemandirian, dan juga dengan UU ini Pesantren memiliki hak yang sama dengan tamatan pendidikan yang lain. (Pendim 0728/Wng)

Pesan Dandim Kepada Anggota Yang MPP Dan Yang Pindah Satuan

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  – Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH., Memimpin Upacara pelepasan Masa Persiapan Pensiun (MPP) Prajurit Kodim 0728/Wonogiri, Laporan Korp Pindah Satuan serta mengakhiri ikatan dinas keprajuritan TNI-AD, yang dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat oleh Dandim diikuti anggota yang bertempat di Aula Makodim, Senin(21/10).

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0728/Wonogiri Lewtkol Inf M. Heri Amrulloh mengatakan “Atas nama satuan, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Sertu Sumarno yang melakukan MPP dari Dinas sebagi prajurit yang telah memberikan dharma bhaktinya terhadap bangsa dan negara melalui Kodim 0728/Wonogiri, yang dilaksanakan dengan baik tanpa ada cacat atau pelanggaran,” tuturnya.

Dandim juga mengucapkan banyak terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan selama ini baik kepada TNI dan khususnya kepada Kodim 0728/Wonogiri, dan berharap alaupun sudah MPP, tali silaturahmi maupun komunikasi dengan Kodim agar tetap dijaga.

Kepada anggota yang pindah satuan yaitu Serda Susilo Wahyu Purnomo, Dandim juga mengucapkan terima kasih atas kinerja dan dedikasi yang telah diberikan kepada Kodim 0728/Wonogiri. Saya berharap anggota yang pindah satuan segera menyesuaikan diri dengan satuan yang baru, yang tentunya berbeda dengan satuan asal. Pertahankan dan selalu tingkatkan loyalitas serta dedikasi terhadap tugas, kuasai tugas dan tanggung jawab secara benar, beri warna positif dalam kinerja satuan sehingga kehadiran anda benar-benar dirasakan manfaatnya.

Kepada Kapten Inf Sutrisno yang mengakhiri ikatan dinas keprajuritan dikarenakan terpilih menjadi Kepala Desa, Dandim berpesan agar selalu menjaga amanah yang diberikan oleh rakyat. Dalam Upacara pelepasan anggota diikuti oleh para Danramil jajaran Kodim 0728/Wonogiri, Perwira Staf dan Ketua Persit KCK Cabang XLIX Kodim Wonogiri Ny. Fara Heri Amrulloh beserta pengurus persit, (Pendim 0728/Wng).

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Sertijab Danramil Dan Perwira Staf

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net - Upacara serah terima jabatan Komandan Koramil dan Perwira Staf serta pelepasan Purna Tugas anggota Kodim 0728/Wonogiri yang bertempat di aula Makodim dipimpin langsung oleh Komandan Kodim Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH, Senin(21/10).

Turut hadir dalam upacara tersebut Kasdim Mayor Ing Nurul Muthahar, S.Ag., M.Pd., para Danramil dan para Pasi jajaran Kodim 0728/Wonogiri beserta anggota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX Kodim 0728/Wonogiri Ny. Fara Heri Amrulloh beserta pengurus dan anggota.

Dalam amanatnya Dandim mengatakan, bahwa serah terima jabatan dilingkungan TNI AD khususnya Kodim 0728/Wonogiri merupakan kegiatan yang lazim dilakukan sebagai upaya pembinaan satuan dan pembinaan personel di lingkungan Kodim yang dinamis dan konstruktif sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan organisasi.

Dandim juga menambahkan bahwa sesuai aturan TNI AD, rotasi jabatan selain sudah menjadi peraturan juga merupakan suatu amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggung jawabkan, selain itu juga sebagai pembinaan karier. Disamping itu, juga untuk memberikan kesempatan kepada para perwira dalam rangka tour of duty maupun tour of area yang sasarannya memberikan pengalaman dan penambahan wawasan melalui penugasan diberbagai bidang dan untuk menggerakkan dinamika organisasi agar selalu dinamis dalam tugas dan kinerja TNI di wilayah dalam melayani masyarakat.

Adapun jabatan yang diserah terimakan adalah Kapten Inf Hengki Nurcahyadi jabatan lama Danramil 17/Sidoharjo menjabat Danramil 19/Purwantoro, Lettu Inf Toto Mardoyo jabatan lama Pasiops menjabat sebagai Danramil 17/Sidoharjo, Kapten Inf Moch. Sambudi jabatan lama sebagai Danramil 08/Giriwoyo menjabat sebagai Pasiter, Kapten Inf Agus Priyanto jabatan lama sebagai Pasiter menjabat Danramil 11/Manyaran.

Kapten Arh Hadi Santoso jabatan lama sebagai Danramil 24/Karangtengah menjabat Danramil 09/Giritontro, Lettu Inf Cris Budiriyanto jabatan lama sebagai Pasipers menjabat Danramil 24/Karangtengah, Kapten Inf G. Simanjuntak jabatan lama sebagai Danramil 09/Giritontro menjabat sebagai Danramil 12/Eromoko dan Letda CTP May Indra Purnomo menjabat sebagai Pasandi, (Pendim 0728/Wng).

Peltu Dedi Kurniawan Hadiri Pengajian Dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net  – Bertempat di Masjid Darusallam Dusun Batuwarno Desa Batuwarno telah dilaksanakan pengajian akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dengan  penceramah KH Nur Rohmad (Gus Nur) yang dihadiri ratusan jama’ah. Minggu (20/10) malam.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Pimpinan NU Kec .Batuwarno Ustadz Santosa,Penceramah KH.Nur Rohmad (Gus Nur), Danramil 06/Batuwarno Ktt Inf Sunarta yang diwakili Peltu Dedi Kurniawan. Polsek Batuwarno(Aiptu Sagino dan Warga masyarakat Ds.Batuwarno.

Mahmud,S.Ag selaku Kepala KUA  mengucapkan segala puji milik Allah semata, shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan pengikutnya. Pengajian tablik akbar di Masjid Darusallam akan menambah wawasan keimanan dan ketaqwaan.

Mari kita serap apa yang di sampaikan oleh KH Nur Rohmad pengasuh Ponpes di Sidoarjo Jatim untuk mempertebal iman kita kepada allah SWT. Semoga kita semua yang hadir disini mendapat rahmat dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sambutan singkat Pimpinan PBNU Ustadz Santosa. Mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan keselamatan dan kesehatan bagi kita semua,terimakasih kepada bapak dan ibu yang meringankan langkahnya untuk datang di Masjid Darusallam dalam rangka mengikuti pengajian dalam rangka Maulud Nabi Muhammad SAW. Semoga nanti apa saja yang disampaikan KH Gus Nur menambah ke imanan kita kepada allah SWT.

Tausyiah yang disampaikan oleh KH Nur Rohmad (Gus Nur) Barang siapa memuliakan dan mencintai Nabi Muhammad SAW, maka akan dimuliakan dan dicintai oleh Allah SWT, tanda kekuatan Iman kepada Allah SWT adalah cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Cinta kepada Nabi Muhammad SAW adalah Iman, benci kepada Nabi Muhammad SAW adalah kekafiran, mencintai Nabi Muhammad SAW dan keturunannya adalah sebuah keberuntungan, dan mencintai seluruh Umat Manusia adalah ibadah.

Yang menggerakkan hati kita datang ke majelis ini adalah ALLAH SWT maka bergembiralah dengan Majelis, perbaikilah akhlak agar nanti berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW, akhlak terhadap keluarga maupun kepada Umat Manusia.

Perbanyaklah sholawat karena akan mendapat kemuliaan dan dicintai Nabi Muhammad SAW, Berikan rumah yang kita tinggali dengan cahaya yaitu dengan menjalankan Sunah, Salah satu sunah yaitu membaca Alquran, sejauh mana kita membaca Alquran, sering mana kita membaca Al Quran dengan membuka HP.

Dalam Alquran terdapat surat yang paling utama yaitu Surat Alfatihah dan Surat Al Ikhlas, mari jagalah membaca Al Quran walaupun hanya dengan membaca Surat Alfatihah dan Surat Al Ikhlas. Mari kita tiru keteladanan nabi besar Muhammad SAW sebagai panutan umat islam. (Pendim 0728/Wng)

Pelda Suef : Dengan Pengajian Akbar Pertebal Keimanan Dan Ketaqwaan Bagi Umat

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net  – Bertempat di Masjid Zam-Zam Pondok Pesantren AL-Fadhillah Dsn. Sawahan Ds. Sedayu telah dilaksanakan pengajian akbar dengan tema "Untuk Siapakah Hijrah Kita" sebagai penceramah Ustadz Abu Hasan Alim yang dihadiri  ratusan jama’ah. Minggu (20/10) Malam.

Sambutan Batuud Koramil 13/Pracimantoro Pelda Suef dalam hal ini mewakili Danramil. Mengucapkan segala puji hanyalah milik Allah semata, shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan pengikutnya.

Pengajian tablig akbar di Masjid Zam-Zam Ponpes AL Fadhillahini akan menambah wawasan bagi kita dalam mempertebal keimanan dan beragama khususnya umat muslim.

Mari kita serap apa yang di sampaikan oleh Ustadz Abu Hasan Alim untuk memperdalam iman kita selaku umat Islam. Semoga kita semua yang hadir disini mendapat rahmat dan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Sambutan pimpinan Ponpes AL Fadhillah Ustadz Qois Bin Amir. Mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan keselamatan dan kesehatan bagi kita semua.

Mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak2 dan ibu2 yg meringankan langkahnya untuk datang di Masjid Zam-Zam AL Fadhillah dlm rangka pengajian Tablik Akbar Ponpes AL Fadhillah.

Tausyiah dalam pengajian ini akan di sampaikan oleh Ustd. Abu Hasan Alim praktisi pembina mantan preman. Semoga yang disampaikan Ustadz Abu Hasan Alim menambah keimanan kita.

Tausyiah yang disampaikan oleh Ustd. Abu Hasan Alim. Seperti apa sih, Hijrah dalam Islam yang sesungguhnya. Dalam Islam sendiri,Hijrah dalam konteks Islam berarti meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya.

Istilah "hijrah kepada Allah dan RasulNya". Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya.

Rasulullah menegaskan bahwa berhijrah berarti meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah. Seorang Muslim ialah orang yang selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.

Hadir dalam kegiatan tersebut. Pimpinan Ponpes AL Fadhillah Ustd. Qois Bin Amir. Penceramah (Ustd. Abu Hasan Alim). Danramil 13/Pracimantoro Kpt Cba Budi Waluyo yang diwakili Pelda Suef. Polsek Pracimantoro Aipda Joko dan Warga masyarakat Desa Sedayu. (Pendim 0728/Wonogiri)

Dandim 0728/Wonogiri Pimpin Upacara Pengibaran Bendera

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri melaksanakan Upacara Bendera rutin yang dilaksanakan pada hari Senin, bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0728/Wonogiri sedangkan Dan Up Kapten Inf Sunarta(Danramil 06/Baturetno) yang diikuti seluruh anggota Kodim 0728/Wonogiri dan Kanminvetcad IV/34 beserta  ASN peserta upacara, Senin (21/10).

Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH., yang sekaligus menjadi Irup menyampaikan, Upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, namun harus benar-benar dimaknai sebagai sebuah implementasi jiwa Nasionalisme kita, melalui penghormatan terhadap simbol negara yang diperjuangkan melalui pengorbanan jiwa dan harta benda para pahlawan kusuma bangsa.

Upacara pengibaran bendera dilaksanakan juga untuk selalu memupuk jiwa kejuangan, patriotisme, nasionalisme dan solidaritas prajurit serta mengenang jasa para Pahlawan dan untuk menumbuhkan jiwa patriotisme guna menghormati Sang Saka Merah Putih serta menumbuhkan jiwa kedisiplinan bagi prajurit dalam mengamalkan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, Sumpah Prajurit.

“Upacara pengibaran bendera yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Senin memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS TNI Kodim 0728/Wonogiri pada heroisme perjuangan para generasi pendahulu,” tegasnya.

Selain itu, upacara bendera juga sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan ASN TNI Kodim 0728/Wonogiri dan Kanminvetcad IV/34 Wonogiri sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara Pimpinan, Staf dan Anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama, untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, imbuhnya.(Pendim 0728/Wng).

16 Orang Anggota Baru Perkuat Kodim 0728/Wonogiri

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net  – Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf M. Heri Amrulloh, S.Sos., MH., memimpin langsung dalam kegiatan tradisi laporan korps penerimaan warga baru anggota Kodim 0728/Wonogiri yang bertempat di lapangan upacara, Jl. Jenderal Sudirman No. 226 Wonogiri, Senin(21/10).

Dalam amanatnya Dandim menyampaikan, bahwa pelaksanaan Tradisi Korps raport penerimaan personil baru ini untuk menerima secara resmi serta menempatkan anggota pada jabatan yang baru. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga menekankan pada anggota baru agar kenali dengan cepat karakter wilayah yang jadi tanggungjawabnya, selalu berinteraksi dengan masyarakat binaan, kenali Geografinya, Demografinya, Kondisi Sosialnya dan yang lebih penting kalian harus selalu ada dan selalu siap dalam keadaan bagaimanapun untuk rakyat.

Dandim menjelaskan, Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan yang langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat, maka bagi anggota baru dalam melaksanakan tradisi pembekalan harus dapat mengembangkan dan mengaplikasikan dalam tugas sehari-hari di lapangan dengan dilandasi semangat, pantang menyerah, tulus dan ikhlas.

Tuntutan mampu menguasai lima Kemampuan Teritorial, sekaligus peka dan mampu mendeteksi secara dini setiap permasalahan yang terjadi di wilayah tanggungjawabnya masing- masing adalah suatu keharusan.

Penekanan Dandim merupakan hal yang perlu dilakukan satuan, disamping untuk memberikan motivasi juga memberikan bekal untuk tugas yang baru, serta membentuk rasa memilki, memupuk jiwa korsa dan kebanggaan pada satuan, sehingga tercipta hubungan batin yang kuat, antara personel, satuan maupun sesama personel.

Adapun anggota baru yang masuk ke Kodim 0728/Wonogiri antara lain Letda CTP May Indra Purnomo, Peltu Beni Yusi, Pelda Wakidi, Serma Heru Susanto, Serma Waludi, Serka Samsul Bahri, Serda Pipit Setiawan, Serda Maryadi, Kopka Mintoyo, Koptu Hari Supriyantoro, Koptu Aris Atma Wijaya, Kopda Muhlis, Kopda Didik Marwanto, Kopda Gatot Sugiono, Kopda Wahyu Putro Utomo, Kopda Agus Heri Kiswanto, (Pendim 0728/Wng).

Cegah Penyalahgunaan Media Sosial, Ini Penekanan Pasi Intel Kodim Wonogiri Kepada Prajurit

Post by On Monday, October 21, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net - Seluruh Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS)  jajaran Kodim 0728/Wonogiri baik prajurit dan keluarga diminta untuk bijak menggunakan media sosial.

Seperti yang disampaikan Pasi Intel Kodim 0728/Wonogiri Lettu Inf Mulyono dalam hal ini mewakili Dandim 0728/Wng Letkol Inf M Heri Amrulloh pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada prajurit dan lingkungan Kodim 0728/Wonogiri untuk bijak menggunakan media sosial.

"Ada perintah dari Komando atas untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan medsos kepada prajurit dan istrinya", kata Pasi Intel, di Aula Kodim 0728/Wonogiri yang berada di Jln Jenderal Sudirman No. 226 Wonogiri. Senin (21/10/2019).

"Makanya hari ini saya di perintahkan oleh Dandim memberikan sosialisasi dan pengarahan kepada seluruh Prajurit,PNS serta keluarga", tegasnya.

Dapat diketahui, sosialisasi untuk bijak menggunakan media sosial tersebut diberikan agar prajurit serta istrinya dapat bijak tentang penggunaan medsos.

Menurut Pasi Intel, setiap prajurit baik keluarganya harus bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh apa yang ada di media sosial.

Selain itu sosialisasi tersebut, kata dia, merupakan perintah serta penekanan kepada setiap prajurit di satuan.

"Pedomannya (perintah) dari Komando atas memerintahkan agar penggunaan medsos harus bijak dan jangan mudah terpercaya", tegas Lettu Inf Mulyono.

Pasi Intel menegaskan, jika masih ditemukan prajurit maupun keluarganya yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial, menurutnya akan tetap diterapkan sanksi serta proses hukum yang berlaku.

"Kan sudah disosialisasikan kepada keluarga prajurit”, kalau masih ada yang (tidak bijak), ya prosesnya sama. Karena sudah diingatkan, peringatan dari surat telegram sudah berulang-ulang" tutupnya.(Pendim 0728/Wng)

Jelang Pelantikan Presiden,Pasiops Kodim Wonogiri Pimpin Apel Kesiapsiagaan

Post by On Saturday, October 19, 2019


WONOGIRI, Wartosolo.net – Perwira Seksi Operasional Kodim 0728/Wonogiri Lettu Inf Toto Wardoyo memimpin apel siaga satu kesiapan pasukan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang bertempat di lapangan apel Makodim 0728/Wonogiri jalan Jenderal Sudirman No. 226 Kabupaten Wonogiri, Sabtu (19/10/2019).

Meskipun pelantikannya di Jakarta namun, sesuai ST dari Pangdam IV/Diponegoro agar seluruh satuan di jajaran Kodam IV/Diponegoro melaksanakan siaga satu siap gerak lengkap dengan peralatan.
Dalam amanatnya, Pasiops mengatakan, “Siaga satu ini di laksanakan demi menjaga Kamtibmas di wilayah Kodim 0728/Wonogiri, antisipasi gejolak yang mungkin timbul, menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden nanti.

“Saya perintahkan kepada para anggota untuk terus ikuti tiap perkembangan yang terjadi di wilayah masing-masing. Siapkan langkah antisipatif sesuai tugas pokok dan fungsi. Laporkan setiap kejadian yang menonjol,” Jelasnya
“Kita harus selalu siap, tidak menutup kemungkinan di daerah juga akan berdampak, dari kegiatan pelantikan tersebut. Oleh sebab itu, TNI tidak boleh lengah dan akan selalu siap siaga,” imbuh Pasiops.
Pasiops juga memerintahkan kepada seluruh anggota untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, “Lebih baik kita persiapkan diri sebaik mungkin, daripada kita tidak siap apabila setiap saat digerakkan, “ pungkasnya.(Pendim 0728/Wng)

Ini Yang Disampaikan Serda Agus Kepada Puluhan Siswa SMPN 1 Jatisrono

Post by On Saturday, October 19, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net - Bertempat di Aula Sekolah SMPN 1 Jatisrono,telah di laksanakan kegiatan Pembekalan Latihan Dasar kepemimpinan (LDK) Siswa Siswi kelas 7 Dan kelas 8 SMPN 1 Jatisrono Kabupaten Wonogiri, berjumlah 50 Pelajar.Sabtu (19/10).
Hadir dalam kegiatan tersebut kepala sekolah SMPN 1 Jatisrono Cuk Widada Spd.MM, Babinsa Ramil 14/Jatisrono Serda Agus.P. Guru pembimbing Bpk suryadi, dan Bpk Yoga.
Cuk Widada S.Pd.MM selaku Kepala sekolah menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak koramil 14/Jatisrono yang telah bersedia meluangkan waktu guna melatih Dasar kepemimpinan menerapkan sikap disiplin serta mental yang kuat kepada siswa dan siswi kami. Serta menjadi contoh terhadap adik-adik kelas nantinya bila menjadi pemimpin.
Harapan kami kedepan semoga setelah mendapat pelatihan, arahan,nasehat dan bimbingan,siswa dan siswi kami menjadi murid yang membagakan bagi sekolahan,guru,orang tua serta berguna bagi nusa dan bangsa.
Adapun materi yang di sampaikan Serda Agus Prihartin yaitu Materi Latihan Dasar Kepemimpinan. Syarat seorang pemimpin, Mudah menyesuaikan dengan lingkungan Sekolahan. Mampu menggerakan siswa yang di pimpin. Bersikap Tegas pada saat tertentu. Berprinsip dan konsisten.
Bersikap terbuka Mau membantu memecahkan permasalahan Temannya. Mengutamakan suatu kekeluargaan. Mengondisikan komunikasi dengan baik dengan rekan yg di pimpin. ~Bertanggung jawab terhadap masalah yang dihadapi oleh rekan rekan yang di pimpin.
Memberi kesempatan untuk mengutarakan pendapat rekan yang di pimpin. Mengetahui kelebihan dan kekurangan siswa/ siswi yang di pimpin. Mengutamakan kepentingan bersama. Dan Mempunyai ketegasan dalam situasi dan kondisi Apapun.
Ciri kepemimpinan yang demokratis. Tenggang Rasa Memberi kesempatan Saran usul terhadap siswa/siswi yg di pimpin. Selalu menerima kritik dari rekan yang di pimpin demi kebaikan serta kemajuan.
Menciptakan suasana yang Harmonis antara yang memimpin dan yang di pimpin. Tidak mementingkan diri sendiri. Selalu mawas diri agar di senangi rekan rekannya. Bijak Lapang dada dan terbuka Mendorong siswa/siswi untuk mencapai hasil yg lebih baik dalam tiap kegiatan.
Tidak Sombong Menghargai pendapat dan membimbing rekan rekannya yang di pimpin. Tidak mudah putus Asa,terbuka Adil dan bijaksana dan Mengutamakan Musyawarah dan mendelegasikan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. (Pendim 0728/Wng)

Babinsa Hadiri Pengajian Dalam Kegiatan Bersih Dusun

Post by On Saturday, October 19, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  - Babinsa Desa Pracimantoro Serma Wahyudi pada Jum'at(18/10) menghadiri Pengajian Umum dalam rangka bersih Dusun Ngulu Kidul.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ustadz Sutarjo Wonosari Gunung Kidul, Babinsa Serma Wahyudi, Kadus Ngulu Kidul Purnanto, Ketua BPD Desa Pracimantoro Rihardi, para Kadus se-Desa Pracimantoro, Tokoh masyarakat Dusun Ngulu Kidul dan masyarakat Dusun Ngulu Kidul.
Kadus Ngulu Kidul mengucapkan terimakasih kepada undangan yang hadir dalam acara Pengajian dalam rangka bersih Dusun Ngulu Kidul. Kegiatan ini kita laksanakan tiap tahunnya, namun karena Tahunya ganjil maka kita laksanakan kegiatan pengajian, jika tahunnya genap kita laksanakan kegiatan pertunjukan wayang kulit. Kita pertahankan kegiatan ini sejak awal leluhur kita karena hal tersebut merupakan kegiatan mempertahankan warisan leluhur. Kadus juga berharap, kedepan generasi muda kita bisa meneruskan kegiatan ini dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa berharap dengan adanya kegiatan semacam ini para pemuda-pemudi generasi muda bisa mengambil sisi positifnya, karena kegiatan ini untuk mempertahankan warisa leluhur. Jangan sampai apa yang sudah diwariskan terputus ditengah jalan, apalagi dengan menggelar kegiatan pengajian seperti ini yang bisa memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT.
Adapun Tausyiah yang disampaikan Ustadz Sutarjo dengan mengambil topik Indahnya Agama Islam, Nabi Muhammad SAW, telah mendidik yang terbaik kepada umatnya, jika setelah diajarkan kebaikan lalu ada yang berbuat keburukan, maka itu urusan individu tersebut dengan Allah, jangan dikaitkan dengan gurunya dan agama Islam. Bagi orang yang masuk Islam maka dihapuskan dosa-dosa ketika masih kafir. Apabila seseorang masuk Islam kemudian baik keislamannya, maka dia tidak disiksa atas perbuatannya pada waktu dia masih kafir, bahkan Allah melipat gandakan amal-amal yang pernah dilakukannya. Marilah kita raih pahala dan kebaikan dengan memperbanyak berbuat baik kepada sesama manusia, (Pendim 0728/Wng).

Medan Berat Tidak Menyurutkan Semangat TNI Dan Masyarakat Sukseskan TMMD

Post by On Saturday, October 19, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net  – Kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0728/Wonogiri dilaksanakan di Dusun Beran RT 05 RW 03, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, denga kondisi di lapangan yang berbukit-bukit. Beratnya medan dalam Pembangunan jalan tersebut tidak menurunkan semangat dari anggota Kodim 0728/Wonogiri dan masyarakat.
Kondisi jalan yang nampak naik turun karena berada di daerah berbukit menjadi kendala utama bagi alat berat pengaduk beton untuk sampai diatas. Danramil 02/Selogiri Kapten inf Sunardi mengatakan, jika jalur yang sedang dalam pengerjaan ini terdiri dari jalan tanjakan dan turunan, akan tetapi alat yang digunakan harus bisa sampai atas untuk kelancaran pembangunan.
Dijelaskan oleh Danramil, Jalan tersebut menghubungkan Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri dengan Desa Bero, Kecamatan Manyaran dan termasuk prioritas karena menghubungkan dua kecamatan. Jalan itu sudah ada sejak zaman dahulu sebagai jalur perdagangan warga Manyaran ke Kepatihan. Seiring berjalannya waktu warga Manyaran tak menggunakannya lagi karena jalan semakin sulit diakses.
“Sulit diakses karena melewati perbukitan, hutan, berkelok-kelok, menanjak, dan menurun. Untuk itu dibangun dengan dicor agar bisa dilalui mobil,” katanya.
Lanjut Danramil, jalan tembus itu akan meningkatkan ekonomi warga Kepatihan. Danramil beranggapan, nantinya setelah jalan ini selesai, Warga Bero dan sekitarnya akan memilih pergi ke pasar di Kepatihan daripada pusat perdagangan lainnya, karena Pasar di Kepatihan lebih dekat dan mudah diakses, (Pendim 0728/Wng).

TMMD Tak Melulu Hanya Pembangunan Fisik Semata

Post by On Saturday, October 19, 2019


WONOGIRI,Wartosolo.net – Dalam program TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2019, tidak hanya dilaksanakan pembangunan secara fisik saja, akan tetapi juga diisi dengan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan dan keterampilan yang dilaksanakan oleh dinas atau instansi pemerintah Kabupaten Wonogiri Kodim 0728 Wonogiri dan Polres Wonogiri.
Pada kesempatan pagi ini, Jum’at(25/10) Kapten Inf Sambudi Danramil 08/Giriwoyo memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada warga Dusun Beran, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri. Disampaikan oleh Kapten Sambudi bahwa wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsep cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungan nya di dlm kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hakekatnya, wawasan kebangsaan adalah keutuhan secara nasional, yang juga dapat diartikan sebagai cara pandang yang utuh atau menyeluruh dalam lingkup bangsa indonesia dan demi kepentingan nasional. Artinya, setiap warga negara Indonesia harus berpikir, bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalan lingkup NKRI dan demi kepentingan nasional, bangsa dan negara Indonesia.
Sebagai orang yang beragama dan cinta tanah air, Kapten Sambudi mengingatkan agar selalu bermusyawarah seluruh aparat kampung, untuk tujuan mufakat, tekad bersama selalu bergotong royong untuk membangun negara dan kesetiakawanan sosial bagi masyarakat Indonesia.
"Kegiatan ini antara lain bertujuan untuk memberikan wawasan kepada seluruh warga, diharapkan dapat memberikan pencerahan tentang wawasan kebangsaan dan juga untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan guna pemberdayaan serta penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara, yang berlandaskan pada nilai Pancasila”, terangnya. (Pendim 0728/Wng).